Tampilkan postingan dengan label karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label karir. Tampilkan semua postingan

06 September 2012

Interview
Kita semua pasti menginginkan pekerjaan baru, terutama yang dapat memberikan benefit-benefit tambahan. Tetapi mencari pekerjaan baru terkadang membutuhkan banyak persiapan dari si pencari kerja, pertama dimulai dari pengisian formulir aplikasi dan diakhiri dengan konfirmasi suatu pekerjaan. Tahapannya, akan selalu ada panggilan interview 

Banyak orang berpikir bahwa mereka perlu memberikan kesan yang baik terhadap diri mereka sendiri hanya pada saat panggilan interview. Ini tidak selamanya benar. Anda dapat selangkah lebih baik dengan memberikan kesan positif terhadap diri Anda sebelum datang ke panggilan interview tersebut. 

Bagaimana cara Anda untuk mendapatkan kesan seperti ini yang nantinya akan membuat calon Bos Anda lebih terasa nyaman sebelum interview dimulai ? 

Sangatlah mudah. Pertahankan komunikasi yang lancar dengan perusahaan. Jangan pernah memutuskan tali komunikasi ini. Perusahaan akan selalu mengira bahwa Anda akan selalu datang untuk interview apabila mereka memanggil Anda. Pada akhirnya, bukankah ini merupakan alasan mengapa Anda mengirimkan aplikasi lamaran pada saat pertama kali bukan ? Mereka begitu percaya terhadap minat anda dan mereka berharap agar Anda datang untuk di interview. Jadi sangatlah alami apabila kita menanggapi kepercayaan perusahaan terhadap diri kita. Kita akan datang untuk panggilan interview pada hari dan tanggal yang sudah ditetapkan. 

Tetapi ada saatnya kita tidak dapat hadir untuk panggilan interview. Dengan beragam alasan, apa yang seharusnya kita lakukan untuk mempertahankan komunikasi terhadap perusahaan? Dapat dengan cara menelpon mereka dan mengatakan bahwa Anda tidak dapat hadir. Mungkin akan ada waktu lain untuk kembali diinterview. 

Ini adalah cara yang harus kita pertahankan dengan membina hubungan yang baik dan professional dengan orang-orang di sekitar kita. Kita buat mereka percaya kepada kita. Siapa tahu, dilain waktu, jika Anda masih berminat untuk posisi yang sama di suatu perusahaan, mereka tidak akan berpikir diri Anda tidak sopan, kurang dewasa atau kurang memiliki kemampuan berkomunikasi. Kadangkala, mereka mungkin akan membuka kesempatan interview kembali untuk Anda. 

Hal inilah yang seharusnya Anda capai.

Source: blog.jobstreet.com
Diterjemahkan oleh: Ethika Santi

Selanjutnya - Teknik Komunikasi Sebelum Interview

30 Agustus 2012

Profesional
Dalam hal apa saja, terutama dalam hal pekerjaan biasanya kita dituntut untuk profesional. Memang tidak mudah, namun keprofesionalan menunjukkan identitas dan kualitas suatu kepribadian. 

Alangkah baiknya bila kita mampu menanamkan identitas diri tersebut di dalam diri kita. Syarat-syarat seorang profesional sejati dapat ditunjukkan dengan cara: 
  1. Bangga terhadap pekerjaannya dan menunjukkan komitmen pribadi pada kualitas pekerjaan. 
  2. Berusaha meraih tanggung jawab atau tidak menghindar dari suatu tanggung jawab. 
  3. Antisipatif, tidak menunggu perintah tetapi menunjukkan inisiatif. 
  4. Melibatkan diri secara aktif dan tidak sekedar bertahan pada peran yang telah ditetapkan. 
  5. Merupakan pemain dalam suatu tim. 
  6. Jujur, bisa dipercaya dan setia. 
  7. Terbuka pada kritik-kritik yang membangun.
Selanjutnya - Seorang Profesional Sejati

22 Juni 2009

Stres merupakan salah satu penyebab utama timbulnya penyakit jantung dan stroke. Munculnya stres dapat dipicu oleh beragam permasalahan seperti permasalahan keuangan, keluarga, kesehatan atau perjalanan. 

Berikut ini akan dibahas Tips praktis mengatasi stres kurang dari 10 menit, dari berbagai sumber:

1. Mengumpat (1 detik). Peneliti di England University of East Angelia Norwich mengkaji daya kemampuan dan menemukan bahwa menggunakan kata-kata umpatan dapat mengurangi stres dan meningkatkan keakraban antar rekan kerja (Bajingan! Anjing!). Semoga berhasil.


2. Konsumsi Minyak Ikan (5 detik). Menurut penelitian dari University of Pittsburgh, orang memiliki kandungan EPA dan DHA asam lemak omega-3 dalam darah paling tinggi, lebih bahagia, tidak terlalu impulsif, dan lebih menyenangkan. Cobalah minyak ikan sebagai suplemen harian yang mengandung 400 mg EPA dan 400 mg DHA.

3. Makan Dark Chocolate (10 detik). Menurut studi yang dipublikasikan dalam Proceeding of The National Academy of Science, menunjukkan bahwa flavonoid dalam biji kakao dapat membuat pembuluh darah lebih relaks. Cari dark chocolate rendah lemak yang memiliki lebih banyak favonoid yang meredakan stres daripada milk chocolate.

4. Sandarkan Punggung (30 detik). Lupakan nasihat yang menyerankan Anda duduk tegak untuk meredakan ketegangan pada punggug. Para peniliti di University of Alberta Hospital di Kanada menemukan bahwa duduk dengan menyandarkan punggung dengan kemiringan 135 derajad adalah posisi duduk terbaik untuk mengurangi nyeri punggung.

5. Tambahkan Bawang Putih (1 menit). Para peneliti di University of Alabamadi Birmingham yakin telah menemukan alasan mengapa bawang putih bagus untuk kesehatan jantung, dan di dlam penelitian itu mereka menemukan kekuatan bawang putih untuk memerangi stres juga. Saat Anda mencerna organsulfur allicin, komponen utama dalam bawang putih, tubuh Anda memproduksi hidrogen sulfida, yang akan membuat pembuluh darah relaks danmeningkatkan aliran darah.

6. Seduh Teh (3 menit). Dalam sebuah studi di University College di London, 75% pria diberikan teh sebelum menyelesaikan tugas yang sarat dengan stres. Setelah tugas selesai, ternyata kadar kortisol mereka turun hingga rata-rata 47%, lebih rendah dibandingkan dengan pria yang sebelumnya tidak minum teh yang kortisolnya turun sebanyak 27%.

7. Menonton Youtube Untuk Selingan (5 menit). Meurut para peniliti di Linda University, California, tertawa dapat menurunkan hormon yang berkaitan dengan stres seperti dopac (38%). kortisol (39%), dan epinephrine (70%). Dan saat para peneliti di University of Maryland memertontonkan potongan film pendek kepada partisipan, ternyata mereka yang menonton film lucu mengalami peningkatan aliran darah menuju jantung mereka sebanyak 22%.

8. Temukan Hoku Anda (30 detik). Menurut para peneliti di Hongkong Polytchnic University, akupuntur adalah cara cepat meredakan ketegangan hingga 39%. Kalau Anda mau stres cepat reda, pijatlah daerah antara ibu jari dan jari telunjuk selama 20-30 detik. “Ini adalah titik akupuntur paling ummum untuk membuat tubuh bagian atas terasa nyaman, “ kata Patrice Winter, juru bicara American Physical Therapy Association.

9. Bijak Rencanakan Keuangan (8 menit). “Bagi pria, saat liburan, uang adalah sumber stres paling besar, ” kata Bonnie Eaker Weil, Ph.D., penulis buku Financial Infidelity. arena menurut survey tahun 202, pria yang menghindari membuat perencanaan keuangan, rata-rata menghabiskan 36% lebih banyak uang untuk membeli hal-hal selama liburan dibandingkan dengan pria yang melakukan perencanaan keuangan. Maka sayangi dompet dan jantung Anda. Rundingkan dengan istri Anda dan segera hitung uang yang akan Anda berdua belanjakan selama liburan atau saat hari raya.

10. Bercinta (10 menit). Mencium dan memeluk istri Anda dapat mengurangi stes, menurut para peneliti di University of North Caroline, Skotlandia, kegiatan ini dapat meningkatkan kadar oksitoksin, hormon yang berkaitan dengan cinta dan ikatan batin. Para peneliti pun menemukan bahwa bercinta secara teratur dapat menurunkan rasa cemas, stres, dan tekanan darah.

Selanjutnya - Tips Praktis Mengatasi Stres Kurang Dari 10 Menit

18 Juni 2009

Menjalin komunikasi dengan sesama rekan kerja mungkin bukan menjadi suatu masalah, tapi begitu bertemu dengan atasan urusannya jadi berbeda. Walaupun tidak ada syarat dan aturan tertulisnya, Anda harus bisa menjaga sikap dan ucapan Anda serta sebisa mungkin jangan salah bicara.

Berikut ini adalah Tips tepat etika bersikap di depan bos Anda dalam berbagai situasi:

1. Hanya Berdua. Anda hanya berdua di dalam lift dengan pimpinan perusahaan dan dia menyapa terlebih dahulu, “Selamat Pagi”. Tips : 1) Don’t : Hanya tersenyum atau membalas “Selamat Pagi”. Lalu membiarkan pembicaraan tergantung sampai lift terbuka dan memisahkan Anda. 2) Do : Cari tahu informasi tentang atasan Anda, misalnya hobi atau keluarganya. Jadi ketika Anda kebetulan terjebak dalam lift hanya dengan atasan, Anda bisa bilang, “Selamat Pagi Pak/Bu. Masih sering main tenis kalau hari minggu?”. Ini bisa menjadi pembuka jalan untuk menjalin hubungan yang akrab dengannya (walau 90% kemungkinan dia tidak tahu siapa Anda).

2. Bos Di Depan Pintu Saat Anda Terlambat. Lagi-lagi Anda terlambat masuk kantor. Biasanya sih, Anda ’selamat’. Tapi hari ini bos berdiri tepat di pintu saat Anda berjalan santai ke kantor. Tips : 1) Don’t : Berinisiatif ekstra dan melapor. ” Maaf Pak, saya terlambat. tadi jalanan macet”. Padahal dia tidak bertanya alasan Anda terlambat. Yang dia pedulikan hanyalah para karyawannya berprestasi bagus dan menguntungkan perusahaan. 2) Do : Cukup tersenyum padanya dan tidak perlu mempermasalahkan keterlambatan Anda. Kalau dia menanyakan alasan Anda terlambat, baru Anda menjawabnya. Sebagai kompensasinya, Anda harus tahu diri dengan pulang lebih larut. Jadikan ini pelajaran untuk tidak terlambat di lain waktu. Karena hari ini mungkin Anda bisa menghindari omelan atasan, tapi besok-beok belum tentu.

3. Antre Di Toilet. Pas antre di toilet kantor, tiba-tiba atasan Anda masuk dan ikut antre. Tips : 1) Don’t : Mempersilahkan dia antre di depan Anda. Ini mengesankan Anda adalah tipe orang yang mudah ‘diinjak’ dan suka ‘cari muka’. 2) Do : Pergi ke toilet adalah waktu pribadi semua orang. Jadi, kalau Anda berada dalam situasi semacam ini, hindari percakapan. Cukup tersenyum dan tidak perlu memaksakan diri untuk berbasa basi. Jika dia mengajak bicara, barulah Anda menanggapinya.

4. Mendadak Diminta Lembur. Atasan mendadak meminta Anda lembur padahal Anda sudah terlanjur bikin janji penting. Tips : 1) Don’t : Panik dan menangkis permintaan atasan dengna sejuta alasan. Janji Anda memang penting tapi Anda juga harus sadar kalau masalah pekerjaan sama pentingnya untuk bos Anda. 2) Do : Berusaha untuk mengakomodasi keperluan atasan dengan lembur sebentar dan memundurkan janji Anda beberapa jam. Jika tidak mungkin, beri dia solusi lain. Anda bisa mengajukan diri untuk lembur pada esok harinya, membawa bahan kerjaan pulang ke rumah atau datang lebih awal ke kantor esok harinya untuk mengerjakannya. Dengan begitu, atasan akan merasa bahwa dia bisa mengandalkan Anda dan rencana Anda tidak berantakan.

5. Ditanya Tentang Rekan Kerja. Anda sedang berdua saja dengan bos dan dia mulai bertanya-tanya tentang teman kerja Anda. Dia ingin tahu sisi baik-buruknya teman-teman kerja Anda. Tips : 1) Don’t : Terlalu jujur dan curhat habis-habisan tentang teman kerja Anda. Karena terlalu semangatnya, Anda jadi ikut menjelek-jelekan rekan kerja yang tidak Anda sukai. Tidak saja rekan kerja rekan kerja sebel dengan mulut ember Anda, bos juga bisa menilai kalau Anda mudah diprovokasi. 2) Do : Mungkin saja Anda punya maksud baik dengan berkata jujur, tetapi jangan sampai merugikan rekan kerja lain. Berkilah dengan bilang, “Wah, saya kurang tahu Pak, dia sedang sibuk apa sekarang. Saya kebetulan sedang fokus ke proyek A.” Dari situ, alihkan perhatiannya dengan menanyakan pendapat dan nasihatnya mengenai proyek tersebut. Jika dia terus memaksa Anda untuk bercerita, Anda bisa memilih cara diplomatis dengan mengatakan, “Yah, mungkin kekurangan dia adalah A. Tapi menurut saya itu justru bisa mendorong timnya untuk terus maju”. Jangan biarkan pembicaraan ini berlangsung lama, buru-buru kabur dengan permisi kek kamar mandi saja.

6. Makan Siang Bersama. Ketika sedang makan siang bersama rekan kerja, bos mengambil tempat duduk tepat di sebelah Anda. Tumben sekali. Tips : 1) Don’t : Jadi si cerewet yang terus mengajak ngobrol. Banyak orang yang justru benci diajak ngobrol ketika makan. Apalagi, mungkin dia sedang ingin melepas lelah setelah fokus pada rapat tadi. Hindari juga menggerak-gerakan tangan atau kaki di bawah meja. Selain mengganggu, hal ini menunjukkan bahwa Anda mudah gugup dan tidak bisa menghadapi tekanan. 2) Do : Cukup keluarkan satu komentar seputar rapat atau pekerjaan di kantor yang berhubungan dengan atasan Anda, misalnya, “Tadi saran Ibu/Bapak tentang A benar juga”. Jika tidak ada tanggapan berarti, itu isyarat bagi Anda untuk diam dan menikmati makanan Anda.

7. Bertemu Bos Saat Istirahat. Ketika makan siang di luar bersama teman, Anda lihat bos sedang makan sendirian di tempat yang sama dan Anda harus melewatinya. Tips : 1) Don’t : Pura-pura tidak melihatnya dan menghindar. Percayalah, dalam situasi semacam ini, sebenarnya dia menyadari kehadiran Anda. 2) Do : Sapa atasan Anda, “Pak/Bu sering makan di sini juga? Mau gabung dengan saya dan teman-teman?”. Hal ini menunjukkan bahwa Anda tidak takut atau minder, juga mencerminkan kepribadian Anda yang terbuka dan menghargai atasan di berbagai situasi. Anda bebas dari prasangka kalau makan siang adalah ajang ‘ngomongin’ bos.

8. Ditanya Suatu Hal Yang Sulit Dijawab. Adakalanya ketika Anda tengah bersama bos dalam perjalanan, dia mulai membuka pembicaran dengan bertanya sesautu hal dengan Anda, bisa hal tersebut berhubungan dengan urusan pekerjaan namun bisa juga hal tersebut bersifat umum -lebih kepada menguji kemampuan pengetahuan umum Anda- seperti politik, teknologi maupun sosial. Tips : 1) Don’t : Seminim mungkin Anda menjawab dengan “Maaf pak saya tidak tahu”. Karena hal ini akan mencerminkan Anda tidak supel -atau tidak mau tahu- dalam urusan di luar kantor. 2) Do : Anda bisa memulai menjawab pertanyaan sulit tersebut dengan kata, “Saya memang pernah mendengar hal tentang…” , kemudian dilanjutkan dengan “Sejauh pengetahuan saya…”. Hal ini akan mencerminkan Anda mengetahui sedikit-sedikit tapi banyak, dan kalaupun jawaban Anda tidak tepat, Anda dianggap sudah berusaha ‘berpikir’ untuk menjawabnya.

Sumber : tipsanda.com
Selanjutnya - Tips Tepat Etika Bersikap di Depan Bos

15 Juni 2009

Bekerja sama dengan beberapa tipe orang yang berbeda memang membutuhkan ketrampilan tersendiri. Allah menciptakan manusia dalam berbagai karakter, ada yang menyenangkan namun ada yang menyebalkan. Bagaimana kalau justru karakter menyebalkan terjadi pada rekan kerja Anda? Apalagi kalau pekerjaan Anda menuntut Anda untuk selalu berinteraksi dengannya. Bukan mustahil, kenyamanan dan karir Anda di kantor akan terusik. 

Berikut ini Tips mengatasi 6 Tipe Rekan Kerja Menyebalkan:

1. Si Sok Tahu. Bisa saja, ketika Anda baru saja berkenalan dengannya Anda di buat terkagum-kagum pada rekan kerja tipe ini. Karena dia bisa membicarakan segala topik pembicaraan, dengan gaya yang meyakinkan pula. Namun, belakangan Anda baru menyadari apa yang dibicarakannya, lebih banyak ngaconya dibanding benarnya. Tips : Memang memiliki rekan kerja sok tahu lumayan menyebalkan, rasanya ingin buru-buru menyangkalnya dan meralatnya. Tapi tidak semua orang bisa terima begitu saja kalau omongannya dibatah, terlebih tipe rekan kerja ini. Untuk itu lakukan secara halus. Tunggu sampai ia selesai bicara, baru Anda bilang, “Oh begitu? Tapi setahu saya…”. Dengan begitu, dia tidak merasa Anda menyangkalnya. Bahwa dia tetap bersikukuh dengan pendapatnya, tidak menjadi soal, yang penting Anda sudah menyampaikan fakta menurut sudut pandang Anda.

2. Si Tukang Ngobrol. Diakui atau tidak, memiliki teman kerja yang suka ngobrol memang asyik, karena suasana menjadi ramai dan dia selalu punya bahan pembicaraan. Mulai dari gosip seputar kantor, artis yang baru mengajukan gugatan cerai, sampai kucing tetangga yang baru beranak lima. Sayangnya, rekan kerja tipe ini suka tidak tahu waktu ketika ‘beraksi’. Saat Anda baru dikejar deadline, dia tetap saja mengumbar berbagai cerita. Hal ini tentu saja mengganggu kerja Anda. Tips : Mengatasi si Tukang Ngobrol sebenarnya gampang. Hentikan obrolannya, dengan pura-pura ke kamar kecil, lalu sekembalinya dari kamar kecil Anda langsung duduk kembali di depan kompuer dan meneruskan pekerjaan Anda, kalau perlu ditambah dengan mimik muka serius. Pasti dia akan berpikir dua kali untuk mengajak Anda meneruskan pembicaraan yang sempat terputus. Tapi kalau dia masih tetap nekat, sampaikan dengan tegas kalau Anda harus segera menyelesaikan pekerjaan dan tawarkan untuk ngobrol kembali pada saat makan siang, “Duh, sorry banget aku lagi dikejar deadline nih, bagaimana kalau nanti kita lanjut saat makan siang aja?”

3. Si Toko Dalam Toko. Ungkapan toko di dalam toko, digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki dan melakukan bisnis pribadi menggunakan fasilitas perusahaan. Banyak memang bentuk konkretnya, misalnya sering menggunakan telepon perusahaan untuk melakukan deal (kesepakatan/janji) dengan klien pribadinya, memanfaatkan printer perusahaan untuk mencetak dokumen-dokumen pribadinya, seringkali ijin tidak masuk kerja untuk mengurus keperluan bisnisnya, atau menunjuk perusahaan pribadinya untuk menangani proyek-proyek kantor. Tentu sangat menyebalkan!. Tips : Anda harus segera menjaga jarak dengannya untuk tetap menjaga reputasi Anda (daripada Anda kemudian dimanfaatkan atau Anda dicap oleh rekan kerja yang lain sebagai sahabat dan parahnya mungkin Anda sering kebagian job-nya) dan sampaikan segera kepada atasan Anda tentang segala perilakunya. Kalaupun atasan Anda tidak menegurnya, sampaikan permasalahan ini kepada HRD. Karena hal ini akan membuat suasana di unit kerja Anda menjadi tidak kondusif dan sangat tidak nyaman. Kalau mau berbisnis silahkan tapi jangan menggunakan fasilitas kantor dan tentu saja fair.

4. Si Penguping. Cirinya, dia ingin selalu tahu segala hal yang terjadi dalam kehidupan Anda. Kalau Anda sedang ngobrol di telepon, dia selalu memasang kupingnya. Bahkan, tidak malu untuk bertanya dan membahas hal-hal yang baru saja Anda bicarakan di telepon. Pokoknya, want to know saja. Biasanya sih tipe ini dimiliki rekan kerja wanita. Tips : Penataan ruang kantor yang serba terbuka memang mengurangi prvacy Anda sebagai karyawan. Solusinya, Anda harus lebih berhati-hati apabila si penguping sedang beredar di sekitar Anda. Selain kurangi telepon yang bersifat pribadi, jangan sembarang curhat juga. Karena kalau dia tergolong ‘ember’, semua rahasia Anda bisa tersebar ke seluruh kantor.

5. Si Pencuri Ide. Di tengah rapat, dengan semangat rekan kerja Anda melontarkna beragam ide sebagai buah pemikirannya sendiri. Padahal jelas-jelas itu ide Anda! Apalagi kalau atasan puas dengan usulannya. Sedangkan Anda? Tidak mendapakan poin apa pun di mata atasan Anda. Ingin protes, tapi Anda tidak cukup memiliki bukti dan keberanian. Bisa-bisa Anda justru dituduh ’sok ngaku-ngaku’. Tips : Satu-satunya solusi adalah jangan pernah membicarakan ide Anda ke sembarang orang. Simpan saja dalam pikiran dan baru Anda keluarkan pada saat rapat nanti atau langsung pada atasan Anda. Dengan demikian, atasan tahu bahwa ide tersebut datang dari Anda.

6. Si Penunda. Janji akan memberikan laporan di pagi hari, namun ditunggu sampai siang tidak ada kabar beritanya. Setiap Anda tagih selalu memberikan berbagai alasan. “Sorry, komputerku sedang hang” atau “Aduh, kepalaku lagi pusing nih, sebentar lagi ya” atau “Iya maaf, kemaren aku ada masalah keluarga lagi”. Akhirnya, gara-gara dia pekerjaan Anda menjadi tertunda. Tips : Menghadapi si penunda memang cukup dilematis. Mau protes tapi takut dia tersinggung. Sebaliknya kalau dibiarkan karir Anda menjadi taruhannya. Maka supaya ‘aman’, gunakan saja power atasan untuk mengatasi hal tersebut. Caranya, dari awal Anda sudah tentukan batas waktu penyelesaian tugasnya. “Nanti pukul 14.00 sudah selesai ya dan kasih ke saya”. Kalau pada jam yang ditentukan, dia belum menyerahkan hasil pekerjaannya, biarkan saja. Nanti ketika atasan Anda menanyakannya, Anda tinggal bilang, “Maaf Pak, saya belum menerima laporan dari X, jadi saya belum bisa menindaklanjuti dan menyerahkan ke bapak”. Usahakan ketika Anda menyampaikan kepada atasan Anda, si X mendegarnya. Dijamin, kalau memang dia masih ingin bekerja di perusahaan itu, dia pasti berpikir 2 kali untuk mengulanginya.

Sumber : tipsanda.com
Selanjutnya - Tips Mengatasi 6 Tipe Rekan Kerja Menyebalkan

Banyak yang beranggapan bahwa profesi penulis tidak begitu menarik karena kurang menjanjikan untuk menopang hidup sehari-hari, sehingga profesi penulis dianggap hanya bisa dijadikan sebagai profesi sampingan atau hobi. Sebetulnya Anda bisa sekali menjadikan profesi penulis sebagai profesi utama -yang mungkin lebih menghasilkan dibandingkan dengan profesi kantoran- sebut saja misalnya Hilman Hariwijaya dengan Karyanya Lupus yang cukup sukses dan melegenda atau J.K. Rowling dengan Harry Potter-nya yang mendunia dan masih banyak lagi. 

Berikut ini Tips mudah memulai profesi sebagai penulis profesional:

1. Banyak Membaca. Banyak membaca terutama novel-novel best seller. Pikiran Anda jadi terbiasa dengan berbagai genre tulisan dan pikiran. Mata Anda juga menjadi terbiasa melihat rangkaian tulisan, sehingga Anda akan selalu belajar dan menyerap banyak hal dan pelajaran dari sana.


2. Sediakan Waktu Untuk Menulis Apa Saja. Buatlah alasan yang kuat, sehingga ketika menulis, Anda akan fokus dan tentukan tenggat waktunya. Tanpa alasan yang kuat dan target, biasanya Anda menjadi malas mengerjakannya karena keburu bosan.

3. Konsentrasi Dan Kerja Keras. Anda harus produktif dan tidak bisa cuma mampu menulis satu buah buku dalam satu tahun, karena itu hanya mempengaruhi royalti. Dalam setahun setidaknya Anda harus menulis 2 novel dan puluhan essai dan cerita pendek untuk memperkuat eksistensi dan posisi Anda sebagai seorang penulis profesional.

4. Open Mind. Mau membuka diri (mata, telinga dan hati) dan up-to-date terhadap keadaan, kejadian bahkan pemikiran dan imajinasi abstrak di pikiran Anda. Tuangkan semua itu dalam bentuk tulisan dan harus dilatih terus menerus. Penulis yang tidak pernah berlatih dan tidak akan merencakan akan menjadi penulis, tapi karyanya menjadi best seller, kebanyakan terkena beginner’s luck saja. Tanpa ketelatenan, bisa-bisa Anda tidak bisa eksis sampai buku selanjutnya.

5. Disiplin. Ada satu harga yang mesti dibayar jika ingin menjadikan tulisan sebagai lahan kerja utama Anda: harus berani menempatkan tulisan sebagai prioritas utama. Tempatkan dalam benak Anda bahwa menulis adalah profesi utama, biarpun sebenarnya hanya sampingan. Hal ini akan menjadikan Anda disiplin dan taat pada deadline kerja. Tetapkan waktu untuk menulis seperti halnya waktu kantor yang selalu ada setiap harinya.

6. Market Your Self. Pastinya Anda tidak ingin buku Anda hana dinikmati suami/istri atau keluarga besar saja. Sebisa mungkin tulisan atau buku Anda dapat dibaca orang sebanyak-banyaknya, syukur-syukur pasar Anda sampai ke luar negeri dan jadi best seller! Strategi pemasaran khusus dibutuhkan untuk meraih pasar pembaca pemula. Misalnya Alberthiene Endah. Ketika hasil penulisan biografi tentang KD (Kris Dayanti) sangat mengesankan banyak orang, order pun datang dengan sendirinya, mulai dari pembuatan biografi Chriyse sampai Titik Puspa.


Selanjutnya - Tips Mudah Memulai Profesi Sbg Penulis Profesional

03 Juni 2009

Di jaman serba cepat ini kita dituntut untuk menghasilkan dan menyelesaikan banyak hal dengan cepat. Akibatnya, tentu saja bisa memicu stres atau depresi bagi kebanyakan orang. Untungnya, tidak sedikit juga di antara kita sekarang telah menyadari pentingnya hidup sehat sehingga banyak upaya yang telah dilakukan untuk memperpanjang usia harapan hidup dari dampak buruk stres.

Tidak mau terjebak di dalam stres berkepanjangan? Anda patut bernapas lega. Mengurangi stres kini tidak lagi memerlukan waktu yang lama. Berikut cara-cara rahasia yang ampuh mengurangi stres dengan cepat.

1. Berjalan kaki
Nikmatilah udara pagi yang segar dengan berjalan kaki. Syaratnya adalah, Anda harus mau bangun pagi kira-kira jam 5 pagi, sebelum jalanan dipenuhi oleh kendaraan bermotor yang menghasilkan polusi udara. Beruntung bagi Anda yang tinggal di kompleks perumahan yang jarang dilewati mobil, motor atau pun transportasi umum.

2. Permainan seru
Ajaklah kerabat Anda untuk menikmati permainan papan yang seru, bahkan permainan-permainan yang sering Anda mainkan sewaktu kecil. Dijamin dalam sejekap otak Anda akan berpindah haluan dari stres menjadi senang.

3. Membaca
Carilah buku bacaan yang memang benar-benar disukai. Kalau perlu, habiskanlah waktu berjam-jam di toko buku untuk memilih satu buku yang paling menarik hati. Dengan membaca, perhatian yang tadinya tertuju pada stres, akan teralihkan pada hal-hal yang disenangi.

4. Lagu bernuansa tenang
Anda bisa membeli CD lagu-lagu yang memang khusus diciptakan untuk mengurangi stres. Musik seperti itu akan menenangkan hati, pikiran, serta memperbaharui jiwa.

5. Tidur
Ini sudah menjadi jurus jitu dalam mengurangi stres. Disarankan untuk tidur selama 7-8 jam setiap malam untuk melenyapkan stres yang sering melanda.

6. Mainan pelepas stres
Anda bisa mencari bola atau mainan pelepas stres di toko tertentu atau toko peralatan olahraga. Mainan ini memiliki bermacam bentuk dengan figur yang lucu. Jadi, saat Anda sedang stres di kantor atau dimana pun, Anda hanya perlu melihat mainan Anda tersebut, tersenyum dan meremasnya.

7. Bermain dengan anak-anak
Tidak ada yang lebih seru dari bermain dengan anak-anak. Selain dapat membantu Anda mengenang masa kecil, Anda juga bisa tahu bagaimana rasanya kembali menjadi anak-anak dan melupakan tanggung jawab serta segala permasalahan Anda sebagai orang dewasa.
Selanjutnya - 7 Cara Cepat Menghilangkan Stres

01 Juni 2009

,Yang namanya presentasi (walaupun bukan yang pertama kali Anda lakukan) pasti membawa kegugupan tersendiri buat Anda. Namun jangan sampai kegugupan Anda tersebut membuat segalanya menjadi berantakan. Berikut ini tips sukses presentasi dengan strategi matang:

1. Tujuan.
Sebelum mempersiapkan bahan, Anda harus mengerti dulu tujuan Anda presentasi. Tentunya Anda tidak mau kan, presentasi yang seharusnya bertujuan meyakinkan rekan kerja atau atasan malah terlihat seperti presentsi ilmiah dosen di kampus. Presentasi dapat dibagi menjadi 4 kategori berdasarkan tujuannya: 1) Persuassive. Meyakinkan, manarik minat dean beusaha mendapatkan kepercayaan peserta. Contohnya adalah presentasi yang dilakukan sales atau agen asuransi agar produkya dibeli dan laku. Tips : Disini Anda harus tampil meyakinkan dan Anda harus bisa menjawab semua pertanyaan yang diajukan audien; 2) Explanation. Presentasi ini bertujuan memberikan gambaran, meningkatkan pemahaman, serta menjelaskan hal-hal tertentu. Contohnya, presentasi dosen kepada mahasiswanya. Tips : perhatikan poin-poin yang akan disampaikan; 3) Instructional. Penekanan presentasi ini adalah pada bagaimana melakukan sesuatu. Jenis presentasi ini biasanya memerlukan keterlibatan audien lebih banyak. Tips : Jika memungkinkan, materi harus dibuat sesimpel mungkin agar mudah dimengerti; 4) Report. Memberikan informasi atau data tertentu. Tips : Presentasinya bersifat spesifik, menyajikan fakta-fakta dan langsung pada pokok masalah.

2. Karakter Audien.
Presentasi ke rekan satu divisi tentu tidak bisa disamakan dengan presentasi kepada klien. Peserta presentasi alias audien yang berbeda menuntut gaya presentasi yang berbeda pula. Karena itu, wajib hukumnya untu mencari tahu seperti apa karakter calon audien tersebut. Tips : telitilah apa saja yang menjadi minat dan keyakinan mereka. Jika peserta presentasi terdiri atas orang-orang kreatif di bidang periklanan misalnya, tentunya mereka tidak tertarik pada presentasi yang bersifat serius. Sebaliknya, jika peserta presentasi terdiri atas para profesional yang memiliki jabatan tinggi, presentasi formal tentu lebih cocok.

3. Menguasai Materi.
Sesibuk apapun sebelum presentasi Anda lakukan, sempatkan diri untuk mempelajari dan membaca materi yang ingin dipresentasikan. Tips : Buatlah daftar konsep mengenai apa saja yang akan disampaikan, lalu kembangkan poin-poin percakapan yang mendukung konsep tersebut. Beri penekanan pada isi yang Anda anggap penting. Misalnya dengan mengatakan, “Temuan paling penting dalam penelitian ini adalah A,B,C” diikuti dengan penjelasan bagian yang dimaksud. Cara lain adalah dengan berualang kali memperlihatkan data yang penting, agar audien memberikan perhatian lebih sehingga presentasi yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik.

4. Anti Mengantuk.
Banyak presentasi yang sebenarnya memiliki materi menarik, tetapi sayang, cara penyampaiannya membuat audien malas mengikuti. Misalnya, penyampaian presentasi yang seperti membaca teks dan tidak ada eye-contact. Selain membosankan presentasi seperti ini membuat audien ‘mengantuk’. Agar presentasi lebih efektif, menarik dan dapat menarik perhatian audie, gunakan Tips : 1) The Sooner, The Better. Audien ingin selalu terlibat, tidak hanya duduk diam dan mendengarkan. dia awal presentasi, setidaknya Anda punya waktu 30-90 detik untuk menarik perhatian audien. Misalnya, dengan bertanya ke satu-per-satu audien, melempar lelucon-lelucon segar yang tidak basi; 2) Berbaur. Hindari berbicara sambil bersembunyi di balik podium atau berdiri terlalu lam di satu tempat. Jika pesertanya lebih dari 20 orang, sesekali berjalanlah dan berbaur di antara mereka sambil berbicara. Tindakan ini akan membuat mereka memperhatikan Anda. Saat berjalan, jangan terburu-buru; 3) Latihan Vokal. Presentasi perlu latihan. Coba variasikan nada, volume, maupun kecepatan berbicara Anda. Sampaikan presentasi dengan suara lantang, namun tetap terkontrol, artiulasi bersih, serta terdengar jelas dan alami. Dengan intonasi berbicara yang enak, audien juga tidak akan keberatan ‘meminjamkan’ telinganya untuk mendengarkan Anda.

Sumber : tipsanda.com
Selanjutnya - Tips Sukses Presentasi Dengan Strategi Matang

29 Mei 2009

Tidak dipungkiri dalam keseharian bekerja selalu mengalami kejenuhan, apalagi yang biasa bekerja dibelakang meja, yang sehari-hari hanya memelototi komputer, membuat mata jadi pedih dan pundak pegel rasanya tapi, jangan kawatir karena bekerja adalah motivasi hidup jadi perlu solusi untuk mengatasinya agar hilang kejenuhan dalam bekerja.

Berikut ini adalah tips-tips mengatasi kejenuhan saat mengalami kejenuhan bekerja. Hal ini biasanya berlaku tidak hanya sebgai drafterCAd saja tapi pofesi lain yang biasanya dibelakang meja, dan saat mengalami kejenuhan bisa melakukan hal-hal dibawah ini sehinga bisa mengatasi kejenuhan saat bekerja antara lain:

a. Berhentilah menggambar untuk sementara dan lakukan relaksasi, antara lain bisa dengan melakukan gerakan-gerakan senam kecil diluar ruangan, relaksasi otot kaki, otot tangan dan bahu, memijit leher dan punggun bisa dilakukan sendiri maupun bersama temen-temen seprofesi.

b. Memainkan Game-game dikomputer, biasanya dengan memainkan game-game komputer akan membuat fresh pikiran dan bisa mengembalikan konsentrasi lagi.

c. Browsing internet, dengan membrowsing atau berselancar internet, selain mengurangi kejenuhan bisa mendatangkan ide-ide baru atau mungkin mendownload file-file dari internet yang berhubungan dengan proyek maupun sekedar entertinment.

d. Mengobrol diluar ruangan bersama teman-teman lain sambil merokok, bagi yang merokok bisa menghilangkan kejenuhan. Tidak dipungkiri merokok biasanya bisa menghilangkan stress bagi sebagian orang yang biasanya merokok, walaupun tak berlaku bagi yang tidak merokok.Namun berdasarkan pengalaman di proyek merokok merupakan hal biasa.walaupun secara medis kurang baik.

e. Menonton Berita TV, bagi anda yang bekerja dirumah sendiri atau dikantor yang disediakan ruangan yang ada tvnya, menjadi pilihan untuk mengatasi kejenuhan saat bekerja, hiburan atau film-film bagus, atau berita terbaru di liputan televisi akan menjadi santapan yang mencerahkan pikiran sehingga kejenuhan menjadi hilang.

f. Minum kopi, sementara orang yang biasa minum kopi, saat bekerja didepan komputer yang lama-kelamaan mengantuk bisa minum kopi panas dulu, sehingga kejenuhan bisa hilang.

g. Membaca buku atau majalah atau koran. Dengan membuka buku-buku bacaan dan majalah-majalah berita, infotainment, kesehatan, komputer atau buku-buku motivasi akan sangat berguna dalam mengatasi kejenuhan.

h. Menulis artikel. Berdasarkan penyelidikan para ilmuwan menulis dengan manual memakai bolpoint di kertas baik berupa tulisan atau menggambar akan bisa mengurangi stess dan dampak negatifnya.

i. Jalan-jalan keluar rumah atau keluar kantor, bisa jalan kaki atau mengendarai mobil atau motor, ke toko buku atau sekedar puta-putar cari angin bisa mengatasi kejenuhan dalam bekerja.

j. Menelepon. Menelepon teman,saudara atau relasi dan berbincang-bincang ringan bisa menghilangkan kejenuhan. Dan lain-lain sesuai selera masing-masing individu yang mempunyai kiat-kiat tersendiri dalam menghilangkan kejenuhan, namun dari tips-tips diatas saya kira bisa mengatasi kejenuhan sementara dalam bekerja.

Good luck.

sumber : id.shvoong.com
Selanjutnya - Tips-tips mengatasi kejenuhan saat bekerja

24 Mei 2009

Saat baru lulus kuliah, sering kali para calon pelamar ini bingung akan menulis surat lamaran pekerjaan seperti apa, karena pada umumnya banyak perusahaan yang mensyaratkan pengalaman kerja. Mau tak mau, hal ini membuat sebagian calon pelamar merasa minder lantaran selama kuliah nyaris tak punya pengalaman kerja.

- Sebelum melamar pekerjaan, cari tahu dahulu apa yang perusahaan inginkan. Umumnya perusahaan akan menginginkan calon karyawan yang bisa berkontribusi langsung.


- Untuk yang baru lulus kuliah, janngan pernah putus asa karena pengalaman yang dimaksud bukan melulu pengalaman kerja di perusahaan lain, tapi pengalaman di bidang industri yang akan digeluti. Misalnya, jika Anda ingin berkontribusi dan bekerja pada perusahaan periklanan, pastikan Anda memiliki kemampuan menggambar (lebih baik jika pernah menang lomba), mengkreasikan iklan, atau bahkan menulis karena sebuah biro iklan pastinya memiliki kebutuhan yang tinggi akan desainer grafis atau copy writer sebagai bagiannya.

- Lazimnya perusahaan mengharapkan orang yang dapat belajar dan menyesuaikan diri dengan cepat agar bisa berkontribusi secara maksimal.

- Tidak sedikit perusahaan yang lebih suka mencari sarjana fresh graduate ketimbang yang sudah berpengalaman agar bisa dididik sesuai visi dan misi perusahaan bersangkutan. Pastinya mereka yang terpilih umumnya memiliki prestasi, aktivitas dan kreativitas di atas rata-rata karena perusahaan mengharapkan kecerdasan dan kreativitas mereka akan berguna bagi perusahaan dan nantinya bisa berkontribusi secara maksimal.

- Saat kuliah, jangan hanya terpaku pada buku teks. Tak ada salahnya jika Anda sesekali membantu kegiatan kampus, mengikuti kegiatan ekstra kurikuler atau organisasi lainnya yang dapat mengasah kreativitas dan memberikan nilai tambah pada pengalaman hidup Anda.

Sumber: Kompas Klasika 20/4/08

Selanjutnya - Tips persiapan melamar pekerjaan (Pengalaman bukan syarat mutlak)