Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengembangan diri. Tampilkan semua postingan

10 September 2012

Pribadi Unggul


Selama Anda masih hidup, Anda mampu berubah dan berkembang. Anda dapat melakukan apa yang ingin Anda lakukan, menjadi apa pun yang Anda inginkan. Mendengarkan beberapa pikiran positif tentang bagaimana untuk melanjutkan pengembangan diri Anda dan kemudian menerapkannya dalam kehidupan Anda sendiri. 
  1. Menerima tanggung jawab pribadi untuk pertumbuhan Anda sendiri, tidak ada seorangpun yang dapat melakukannya untuk Anda. Apa yang Anda lakukan hari ini akan menentukan kesiapan Anda untuk besok. 
  2. Luangkan waktu setiap hari untuk melakukan sesuatu bagi diri sendiri. 
  3. Mengambil kelas/kursus yang sesuai dalam bidang keahlian Anda. Dunia berubah dengan cepat dan Anda harus belajar untuk mengelola perubahan untuk menghindari keusangan. 
  4. Dengarkan kaset dengan topik pengembangan pribadi dan profesional. 
  5. Jangan pernah melihat kembali ke masa lalu. Anda hanya dapat mengontrol tindakan Anda dalam sekejap, jadi apa yang harus Anda lakukan sekarang?
  6. Belajar dari "pengalaman orang lain" daripada harus mencoba segala sesuatu untuk diri sendiri. Ini akan memperpendek waktu untuk belajar. 
  7. Berurusan dengan masalah akan membantu Anda belajar untuk sabar dan memperkuat keterampilan manajemen Anda, itu adalah latihan mental yang baik. 
  8. Menganalisis kesalahan di mana Anda terlibat dengan cara yang tidak menghakimi. Ini akan membantu Anda dalam pencegahan/antisipasi di masa depan. 
  9. Hadiahi diri Anda sendiri ketika Anda mampu bekerja pada prioritas yang paling penting. 
  10. Jangan pernah mengatakan sesuatu "tidak dapat atau tidak akan" dilakukan. Terus mencari cara untuk melakukannya. 
  11. Setelah menghadiri seminar, melaporkan kepada atasan atau orang lain dalam organisasi Anda, apa hal yang paling penting Anda bisa pelajari dari program ini. 
  12. Untuk semua pengalaman belajar, apakah itu membaca, melihat, atau berpikir, terapkan "R squared, A squared" : Recognize (Kenali), Relate (Hubungkan), Assimilate (Mengasimilasi), dan Apply (Terapkan). Tindakan ini akan membantu Anda tumbuh ke arah tujuan Anda. 
  13. Menghilangkan pembuang waktu dalam seminggu dari hidup Anda. 
  14. Baca minimal satu bab dari sebuah buku sehari. 
  15. Baca minimal satu buku per bulan. 
  16. Jadilah lapar untuk apa yang hidup tawarkan dan pergi untuk itu. 
  17. Putuskan apa yang benar-benar  Anda ingin lakukan - kemudian melakukannya.
  18. Bila Anda memiliki pilihan untuk membaca buku atau mendengarkan versi kaset program, dengarkan rekaman itu. Ini akan menjadi lebih penting dan dapat dilakukan saat Anda mengemudi, jogging / berjalan, atau mendapatkan hal-hal rutin lainnya dilakukan. 
  19. Mengembangkan "master pikiran" buat kelompok empat atau lima orang dengan siapa Anda bisa secara terbuka mendiskusikan ide-ide dengan cara yang tidak menghakimi. 
  20. Mengembangkan diri sebagai sumber daya untuk orang lain melalui jaringan. Cari tahu siapa melakukan apa, kapan, dan untuk siapa. Anda mungkin menemukan kontak yang sangat baik untuk kebutuhan masa depan Anda dan untuk kebutuhan orang lain yang Anda temui. 
  21. Bekerja untuk keseimbangan dalam tujuan hidup Anda: keluarga, keuangan, profesional, sosial, spiritual, rekreasi. 
  22. Selalu menjaga tujuan Anda dalam pikiran saat Anda memulai aktivitas baru. 
  23. Jika Anda melakukan banyak pekerjaan dengan kalkulator, jalankan mesin dengan tangan yang tidak Anda gunakan untuk menulis. 
  24. Jangan takut gagal pada sesuatu. Anda dapat belajar dan berubah sebagai akibat dari itu. 
  25. Proyek-proyek yang paling sulit adalah kesempatan bagi kesuksesan terbesar Anda sebagaimana orang yang paling sulit bisa menjadi sekutu terkuat Anda. 
  26. Memasang foto impian dan tujuan di mana Anda akan melihat mereka sering. Mereka akan mengingatkan Anda dan membantu Anda dalam fokus dan memvisualisasikan tujuan Anda. 
  27. Kita semua memiliki 24 jam yang sama dalam sehari. Belajar dari orang-orang yang mendapatkan lebih banyak dilakukan daripada Anda. Mungkin Anda dapat menemukan cara untuk meningkatkan apa yang Anda lakukan. 
  28. Cari mentor tidak menghakimi yang akan membantu Anda dengan memberikan umpan balik, saran, tantangan dan dukungan. 
  29. Mengidentifikasi beberapa "model" dan mengamati gaya dan tindakan mereka. Jangan menyalinnya tetapi belajar dari pengalaman mereka. 
  30. Belajar dari kesalahan orang lain dan juga dari keberhasilan mereka. 
  31. Isi pikiran Anda dengan ide-ide positif, pikiran dan inspirasi dan Anda akan memiliki ruang tersisa untuk negatif. 
  32. Dagang pekerjaan dengan seseorang sehingga Anda memperoleh pengalaman tambahan. 
  33. Meminta dan menerima bergerak lateral dalam organisasi sehingga Anda mempelajari lebih lanjut tentang seluruh operasi. 
  34. Melakukan lebih dari Anda "keraguan diri" mengatakan Anda bisa. 
  35. Memiliki keyakinan bahwa Anda bisa melewati dan belajar dari apa saja yang Anda alami. 
  36. Hadiahi diri Anda dengan suguhan ketika Anda telah menyelesaikan tujuan belajar. 
  37. Buatlah jurnal harian, rekaman pikiran, gagasan, perasaan dan kemajuan pengembangan pribadi. 
  38. Ajukan pertanyaan, mendengarkan, kemudian mengajukan pertanyaan lagi. Anda akan belajar serta membantu orang lain belajar. 
  39. Tanyakan kepada diri sendiri, "Bagaimana saya mengelola nasib saya?" 
  40. Melakukan hal-hal dengan seseorang yang Anda hormati. Mereka akan mendukung Anda dan Anda akan belajar dari berinteraksi dengan mereka. 
  41. Carilah informasi baru pada proyek-proyek yang Anda memiliki tanggung jawab. Carilah ide  baru sepanjang waktu. 
  42. Tantang diri Anda untuk belajar sesuatu yang baru setiap hari. 
  43. Tetap fleksibel dan terus-menerus beradaptasi. 
  44. Terbuka untuk orang lain dan tulus tertarik pada mereka. 
  45. Anda dapat belajar dari setiap orang yang Anda temui. 
  46. Berlatih mental keterampilan baru. Bawah sadar Anda tidak tahu perbedaan antara praktik aktual dan latihan mental. 
  47. Mencatat apa yang Anda capai dalam seminggu. 
  48. Jika Anda tidak mencapai sebanyak yang Anda inginkan, berikan Anda insentif tambahan untuk berbuat lebih baik pada periode waktu berikutnya. 
  49. Buatlah catatan dari pertanyaan yang ingin dijawab. Kemudian jika jawabannya datang kepada Anda, tuliskan di samping pertanyaan. 
  50. Perlu sebuah "Idea File" pengikat cincin atau notebook di mana Anda mencatat semua ide-ide baru. Setidaknya sekali seminggu berjanji dengan diri sendiri, meninjau ide-ide Anda.
Selanjutnya - Bagaimana Menjadi Pribadi Yang Unggul

30 Agustus 2012

Profesional
Dalam hal apa saja, terutama dalam hal pekerjaan biasanya kita dituntut untuk profesional. Memang tidak mudah, namun keprofesionalan menunjukkan identitas dan kualitas suatu kepribadian. 

Alangkah baiknya bila kita mampu menanamkan identitas diri tersebut di dalam diri kita. Syarat-syarat seorang profesional sejati dapat ditunjukkan dengan cara: 
  1. Bangga terhadap pekerjaannya dan menunjukkan komitmen pribadi pada kualitas pekerjaan. 
  2. Berusaha meraih tanggung jawab atau tidak menghindar dari suatu tanggung jawab. 
  3. Antisipatif, tidak menunggu perintah tetapi menunjukkan inisiatif. 
  4. Melibatkan diri secara aktif dan tidak sekedar bertahan pada peran yang telah ditetapkan. 
  5. Merupakan pemain dalam suatu tim. 
  6. Jujur, bisa dipercaya dan setia. 
  7. Terbuka pada kritik-kritik yang membangun.
Selanjutnya - Seorang Profesional Sejati

23 Agustus 2012

Banyak orang yang ingin berkembang, tapi banyak juga dari mereka yang bingung bagaiamana atau darimana harus memulai. Berikut 16 cara praktis untuk membantu anda dalam mengembangkan kemampuan diri. 

1. Membaca buku setiap hari 
Tidak ada cara yang lebih mudah dalam menambah pengetahuan untuk mengembangkan diri kecuali membaca buku. Membaca buku setiap hari akan membuka wawasan dan pengetahuan anda mengenai ilmu-ilmu pengembangan diri yang sedang tren saat ini. 

2. Mempelajari bahasa baru 
Berapa banyak bahasa yang anda kuasai saat ini? tiga? empat? atau lima bahasa? Semakin banyak bahasa yang anda kuasai, maka semakin tinggilah nilai jual anda, dan tentu saja otak anda akan lebih bermafaat.

3. Cari hobi baru 
Jangan pernah meremehkan hobi, jika anda merasa hobi adalah aktifitas buang-buang waktu, maka anda harus berfikir ulang. Selain bisa membuat rileks yang akhirnya berimbas pada ‘kesegaran’ pikiran, hobi juga bisa menghasilkan keuntungan, baik materi atau tidak. Carilah hobi baru, jika anda suka olahraga dan penyuka futsal, maka pelajari juga olahraga lain seperti renang misalnya. 

4. Ambillah kursus 
Mengikuti kursus merupakan cara lain untuk mengembangkan kemampuan anda. 

5. Ciptakan ruangan ‘kreatif’ 
Ruangan yang kreatif akan merangsang otak kita untuk menciptakan sesuatu yang kreatif juga. Buatlah ruang kerja anda ‘berbeda’, jangan hanya sebuah ruangan kotak yang menjemukan yang seolah-olah mengusir anda untuk segera pulang.

6. Tingkatkan kemampuan anda 
Sejauh mana kemampuan Public Speaking anda? atau sudah berapa teknik wawancara yang anda kuasai? Tingkatkan kemampuan yang anda miliki hingga anda merasa ahli pada kemampuan tersebut. Jangan pernah berhenti untuk terus mengembangkan kemampuan anda. 

7. Bangun lebih pagi 
Jika anda bangun lebih pagi itu artinya waktu untuk mengerjakan hal-hal produktif ikut bertambah. 

8. Miliki waktu olaharaga secara rutin 
Kemampuan sebaik apapun tidak akan bisa maksimal jika kondisi badan anda tidak sehat. Buatlah waktu rutin untuk berolahraga, jangan sampai kemampuan anda tertutup penyakit yang sering menghampiri tubuh anda. 

9. Menulis 
Menulis merupakan salah satu aktifitas yang mampu mengasah kemampuan otak anda secara penuh. Jurnal, buku atau blog bisa menjadi alternatif untuk memulai tulisan pertama anda. 

10. Keluar dari rutinitas 
Salah satu hal yang membuat kreatifitas macet adalah rutinitas. Keluarlah dari rutinitas anda. Contoh sederhana, cobalah anda berangkat ke kantor dengan rute yang berbeda dari biasanya. 

11. Mintalah umpan balik 
Umpan balik atau feedback merupakan hal penting untuk mengukur sejauh mana hasil yang anda dapat. Mintalah umpan balik dari rekan kerja atau keluarga dan gunakan hal itu sebagai acuan untuk mengembangkan kemampuan diri anda. 

12. Belajar dari orang lain 
“Bahkan orang bodoh-pun bisa benar”, demikian kira-kira istilah yang tepat untuk menggambarkan point ini. Setiap orang unik dan setiap orang merupakan guru bagi kita. Jangan merasa bahwa anda merasa lebih pintar dalam segala hal, tetaplah rendah hati dan mau membuka diri terhadap orang lain. 

13. Keluar dari kebiasaan buruk 
Sering terlambat masuk kantor? atau sering mengingkari janji? itu adalah beberapa contoh kebiasaan buruk. Segera tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk anda. Kebiasaan buruk sekecil apapun bisa mengakibatkan hambatan dalam mengembangkan kemampuan anda. 

14. Mulailah berbisnis 
Berbisnis merupakan suatu hal yang sangat menantang. Banyak pengalaman yang akan anda dapatkan dari berbisnis. Jadi jangan ragu, walaupun kecil, belajarlah untuk berbisnis. 

15. Tentukan waktu istirahat 
Manusia memiliki batas, bahkan mesin-pun butuh istirahat. Atur waktu istirahat anda, dan tepati itu. 

16. Patuhi komitmen 
Sebaik apapun rencana yang anda buat, sebaik apapun tools dan fasilitas yang anda punya, tanpa sebuah komitmen maka rencana dan mimpi anda mustahil untuk terwujud. Jaga selalu komitmen dan konsisten pada mimpi dan tujuan anda.
Selanjutnya - 16 Cara Praktis Untuk Mengembangkan Diri

16 Agustus 2012

Bagi kebanyakan orang pengembangan diri masih merupakan kata yang abstrak. Apa itu cuma sekedar pemberian motivasi ketika Anda sedang down? Apa hubungan pengembangan diri dengan kreatifitas? Kapan itu harus dilakukan? 

Dari sekian banyak pengertian mengenai pengembangan diri, saya ingin menyimpulkan bahwa pengembangan diri dimulai dari pengetahuan tentang: 
  1. Siapa diri kita 
  2. Apa yang kita mau dan tujuan kita 
  3. Apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu 
Tiga hal ini menjadi peta dasar untuk pengembangan diri kita. Untuk mencapai apa yang kita mau kita harus tahu siapa diri kita dan apa yang kita punya untuk mencapai tujuan itu. Dari sana kita bisa menyiapkan diri dengan belajar, berusaha, dan bekerja. 

Pengembangan diri merupakan topik yang luas karena didalamnya ada manajemen waktu, personal goal setting, creative thinking, self healing, motivation, problem solving dan masih banyak lagi. Tetapi kita selalu kembali ke 3 hal diatas karena pengembangan diri merupakan proses yang harus terjadi di dalam DIRI SENDIRI, bukan orang lain. Artinya kita menciptakan kondisi baru di luar dengan melakukan perubahan di dalam diri sendiri.
Selanjutnya - Pengembangan Diri - Dimulai dari mana?

09 Agustus 2012

Setiap orang menginginkan mendapatkan uang atau pendapatan yang lebih baik, lebih tinggi dan lebih banyak. Namun, tetap saja banyak orang diluar sana yang masih melakukan hal yang sebaliknya, yaitu melakukan hal yang menyebabkan terhalangnya uang untuk datang kepada mereka. Kira-kira apa aja sih hal-hal yang perlu dihindari? Yuk coba kita simak artikel berikut ini. 

10 Penyebab Yang Menyulitkan Perolehan Pendapatan: 
  1. Tidak menampilkan semangat kerja untuk menguntungkan orang lain. 
  2. Berpikir lamban, berbicara lamban, bergerak lamban. 
  3. Lambat memulai, sering istirahat, berhenti sebelum selesai. 
  4. Menganggap rendahnya penghargaan orang lain sebagai nasib. 
  5. Tidak berupaya menghasilkan lebih banyak karena meyakini rezekinya sudah dibatasi. 
  6. Kasar kepada orang baik yang bisa membantunya. 
  7. Malas berpikir, enggan bergerak, suka menunda.
  8. Suka mencemooh orang yang menasihatinya. 
  9. Tidak jujur. 
  10. Memelihara kebiasaan buruk yang merusak kesehatan tubuh, jiwa, dan reputasi. 

Demikian Tips pengembangan diri kali ini. Semoga bermanfaat untuk teman sekalian. 

TERIMA KASIH
Selanjutnya - 10 Penyebab yang Mempersulit Pendapatan

08 Agustus 2012

Pengembangan diri, hidup itu penuh misteri, terkadang kita tahu kemana alur hidup akan bergerak, tetapi lebih sering kita tidak bisa memperkirakan roda kehidupan yang senantiasa bergulir ini. Karena hidup itu terkadang merupakan sebuah misteri bagi kita. Banyak definisi tentang hidup dan saya yakin anda pun memiliki definisi yang tersendiri tentang hidup. Ada yang mengatakan hidup itu pilihan, ada juga yang mengatakan hidup itu adalah sebuah perjuangan, bahkan ada juga yang membahasakan bahwa hidup itu ibarat pertandingan, siapa yang paling kuat dan paling bertahanlah yang bisa keluar sebagai pemenang. 

Terlepas dari apapun definisi anda tentang hidup, hidup itu adalah anugrah Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus kita syukuri adanya. Bagaimanapun keadaan kita sekarang, kita harus bisa terus mensyukurinya betapapun buruknya itu. Dan itu merupakan suatu ketentuan Tuhan yang tidak bisa dirubah. Tetapi tentu ada hal - hal yang bisa kita rubah dalam hidup ini, seperti nasib, kebodohan, dan kemiskinan. 

Bila hidup adalah anugrah maka janganlah sia - siakan hidup pemberian Tuhan yang sekali - kalinya ini. Hidup yang hanya sementara saja ini dengan tindakan yang hanya akan membawa kita kepada kehancuran, kegagalan dan kemelaratan. Kalau boleh diibaratkan, kita harus memperlakukan hidup kita itu ibarat sebuah bisnis. Lho kok bisnis sih? Anda tahu bukan, dalam bisnis itu hanya ada dua, kalau gak untung pasti buntung alias rugi. Kalau gak surplus yah devisit. 

Nah, demikian juga halnya dengan hidup. Kalau mau sukses, ada 2 rahasia sederhana yang harus anda lakukan setiap hari. Saya jamin jika anda melakukan ini secara konsisten setiap hari hidup anda pasti akan berubah bagai bumi dan langit. Mau tau rahasianya? jawabannya sederhana saja... 

1. Perlakukan hidup anda sebagai sebuah bisnis 
Yah, hidup anda pada dasarnya adalah sebuah bisnis yang mesti ada surplusnya setiap hari. Upayakan agar setiap hari minimal selalu ada satu hal kecil yang bisa kita tingkatkan, apa saja. Sehingga hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok harus lebih baik dari hari ini. Dan, satu lagi rahasia yang harus anda lakukan. Apa itu? 

2. Belajar untuk menjadi lebih baik dari diri 1% saja setiap hari 
dan tidak usah banyak - banyak, cukup 1% saja setiap harinya dari hal - hal yang kecil dan sederhana yang ada disekitar anda sekarang juga. Prinsipnya sekarang lebih baik dari pada tadi dan nanti lebih baik daripada sekarang. Saya yakin, jika anda bisa memperlakukan hidup anda layaknya sebuah bisnis yang harus untung dan surplus secara konsisten dan persisten 1% setiap harinya, pasti suatu saat nanti anda akan takjub dengan perubahan besar yang terjadi dalam hidup anda. Karena kenapa? karena anda telah membiasakan diri disiplin dalam melakukan hal - hal kecil yang terkesan remeh tetapi memiliki dampak terbesar bagi hidup anda, itulah tindakan terbaik yang anda putuskan untuk konsisten dalam hidup.
Selanjutnya - Bagaimana Kita Harus Mengubah Hidup??

07 Agustus 2012


Saatnya mencocokan karakter diri Anda dengan ciri entrepreneur! 

Menjadi seorang entrepreneur memang tidak mudah, besarnya resiko usaha menjadi salah satu penghalang terbesar bagi masyarakat untuk memulai usaha. Bahkan karena takut menghadapi resiko, banyak masyarakat yang berhenti ditengah jalan dan yang lebih parah lagi banyak diantara mereka yang mundur sebelum mereka mencoba. Mereka lebih memilih zona aman tanpa memikirkan besarnya resiko kerugian. Tak heran jika masyarakat kita lebih berminat menjadi pegawai negeri sipil atau menjadi karyawan di sebuah perusahaan dibandingkan menjadi seorang entrepreneur. Hal ini membuktikan bahwa tidak semua orang memiliki jiwa entrepreneur.

Apakah Anda termasuk orang yang memiliki jiwa entrepreneur? Berikut kami berikan ciri seorang entrepreneur yang membedakannya dengan orang lain : 

1. Memiliki mimpi besar 
Seorang entrepreneur selalu memiliki mimpi besar, mereka mulai menjalankan bisnisnya karena adanya motivasi untuk mencapai mimpi besar mereka. Mimpi yang mereka miliki, menjadi tujuan dari semua usaha yang dilakukannya. Sehingga dalam mengambil keputusan, seorang entrepreneur akan menyesuaikannya dengan mimpi yang dimilikinya. Jadi segala peluang usaha yang dijalankannya akan lebih terarah, dan berhasil mencapai kesuksesan. Mimpi seorang entrepreneur bukan sekedar menjadi seorang pegawai, namun ia memiliki cita-cita besar untuk menciptakan lapangan kerja baru yang dapat memberdayakan masyarakat.

2. Pandai mengatasi ketakutannya 
Banyak orang yang masih takut untuk mengambil resiko, namun hal ini tidak berlaku bagi seorang entrepreneur. Mereka pandai dalam mengelola ketakutannya dan menumbuhkan keberanian untuk meninggalkan segala kenyamanan yang ada, serta memilih menghadapi sebuah resiko. Namun keberanian untuk menghadapi resiko tetap disertai dengan perhitungan yang matang. Sehingga seorang entrepreneur bukan hanya berani nekat saja, tetapi juga berani bertanggungjawab atas keputusan yang telah diperhitungkannya. 

3. Mempunyai cara pandang yang berbeda 
Seorang entrepreneur selalu memandang masalah, kesulitan, keadaan lingkungan sekitar, perubahan trend dan kejadian yang sedang dihadapinya saat ini, untuk memunculkan kreativitas guna menciptakan ide-ide bisnis dan konsep bisnis yang memiliki prospek cukup cerah. Selain itu segala kejadian yang ada di sekitarnya menjadi ide bagi mereka, yang selanjutnya dijadikan sebagai peluang usaha baru yang menjadi impiannya. 

4. Pemasar sejati atau penjual ulung 
Seorang entrepreneur juga memiliki kemampuan dalam menyusun strategi pemasaran bisnis, sehingga dalam membangun sebuah bisnis pertumbuhannya bisa semakin cepat. Tanpa adanya skill ini, orang yang memulai usaha akan memperoeh beban lebih berat dan membutuhkan waktu cukup lama untuk mencapai impiannya. 

5. Menyukai tantangan
Banyak orang yang memilih untuk bertahan di zona aman, namun seorang entrepreneur tidak suka berlama-lama dengan kegiatan yang monoton. Dia lebih suka menggunakan kreativitasnya untuk menjadikan tantangan yang dihadapinya menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Bahkan banyak entrepreneur yang menganggap tantangan adalah peluang bagi mereka. 

6. Mempunyai keyakinan yang kuat 
Ciri yang keenam ini yang sering dilupakan oleh orang lain. Entrepreneur memiliki keyakinan bahwa sebenarnya kegagalan itu tidak ada. Bagi mereka yang ada hanya rintangan besar, sangat besar dan rintangan kecil. Kegagalan hanya muncul pada orang yang tidak berusaha mencari jalan keluar dari masalahnya. Namun dengan menganggap bahwa semuanya hanya rintangan, entrepreneur selalu optimis bahwa semua rintangan bukan akhir dari segalanya dan pasti ada jalan keluar untuk menghancurkan rintangan tersebut. 

7. Selalu mencari yang terbaik 
Selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik guna memberikan hasil yang terbaik pula bagi para konsumennya. Itu yang selalu ada dalam diri seorang entrepreneur, mereka cenderung perfectionist. Karena mereka memiliki tujuan untuk mencari cara yang terbaik agar konsumennya tidak merasa kecewa dengan pelayanan yang telah diberikannya. 

8. Disiplin waktu untuk pemenuhan target 
Kedisiplinan menjadi hal penting bagi seorang entrepreneur, bagi mereka waktu yang terbuang sama halnya melewatkan sebuah peluang besar untuk mendapatkan keuntungan. Maka benar adanya jika ada pepatah yang mengatakan “time is money” karena dengan membuang waktu sama halnya dengan melewatkan begitu saja peluang untuk mendapatkan penghasilan. Oleh sebab itu seorang entrepreneur selalu disiplin dalam segala hal, untuk mencapai target yang mereka tentukan. 

9. Memiliki kemampuan untuk memimpin 
Seorang entrepreneur merupakan pemimpin bagi dirinya sendiri dan pemimpin bagi para karyawannya. Dengan memiliki jiwa kepemimpinan, Anda dapat memotivasi diri sendiri dalam hal pengambilan keputusan. Selain itu ketika menjadi seorang entrepreneur, maka secara tidak langsung Anda juga harus siap menjadi pemimpin yang baik bagi para karyawan Anda, karena mereka berkaca pada diri Anda. Jadilah teladan yang baik bagi karyawan Anda, dan dorong mereka agar dapat memberikan yang terbaik bagi para para konsumen. 

10. Pantang menyerah 
Yang kesepuluh yaitu pantang menyerah, seorang entrepreneur memiliki visi dan semangat juang yang besar. Mereka pantang menyerah pada hambatan, tidak pernah putus ada untuk selalu mencoba memberikan yang terbaik bagi para konsumennya. Jika menemui jalan buntu, seorang entrepreneur tidak akan diam begitu saja menerima kegagalan. Mereka akan mencari jalan alternatif, agar bisa meraih impiannya. 

Sekarang saatnya mencocokan karakter diri Anda dengan ciri entrepreneur yang telah kita bahas. Apakah diri Anda sudah memiliki jiwa entrepreneur seperti diatas?
Selanjutnya - Ciri-Ciri Entrepreneur


Selangkah Lebih Maju
Kita harus menghadapi banyak masalah yang berbeda dalam kehidupan. Masa sulit akan selalu ada, kita selalu berlari dan seiring waktu yang berlalu, mimpi kita menjadi semakin redup dan redup. Namun, anda akan memiliki sebuah kesempatan untuk bangkit kembali : sebuah perubahan dalam sudut pandang anda. Dan tidak ada cara yang lebih cepat selain kutipan-kutipan kesuksesan untuk membantu anda bangkit kembali. 

Intinya adalah ketika anda tidak menghadapi masa-masa sulit, masa-masa sulit tersebut lah yang akan menemukan anda dan anda akan mendapati diri anda terjebak dalam lingkungan anda saat ini dan terkekang oleh apapun yang terjadi. 

Sudah menjadi rahasia umum bahwa apapun yang anda pikirkan pada masa ini akan menjadi masa depan anda, jadi tugas anda adalah untuk melakukan yang terbaik. Saya tahu, hal ini mungkin menakutkan, terlebih jika anda tidak bersemangat dan kegagalan bukanlah suatu pilihan. 

Jika hal ini terjadi, mundurlah sejenak, tarik nafas dan berkonsentrasilah pada perspektif baru pada langkah anda berikutnya, langkah yang akan membawa anda maju. Ini adalah titik dimana kekuatan pikiran anda hadir dan saatnya permainan dimainkan. Saat ini adalah momen dimana setiap pikiran anda akan membuat perbedaan. 

Saya rasa anda akan menemukan pertolongan dalam ke-10 kutipan kesuksesan berikut, dimana anda akan memperoleh bekal untuk melangkah maju. 

Kutipan Kesuksesan #1: “Kesuksesan tidaklah permanen, dan kegagalan bukanlah sesuatu yang fatal” – Mike Ditka 

Hal ini merupakan hal pertama yang harus anda pahami. Kehidupan terus berubah dan ada dua kebenaran yang perlu anda ketahui. Pertama, jika anda mengalami masalah setelah anda menerima hasil yang besar; hal ini normal terjadi. Jangan menjadi putus asa; orang lain pun mengalaminya. Kedua, kegagalan anda bukanlah sesuatu yang fatal. Anda membaca artikel ini, maka anda masih hidup. Anda masih memiliki kesempatan untuk bangkit kembali. 

Kutipan Kesuksesan #2: “Kesuksesan tidaklah permanen. Hal yang sama juga berlaku untuk kegagalan.” – Dell Crossword 

Inilah langkah selanjutnya: memahami bahwa tidak saja anda akan bertahan dari kegagalan, namun juga kegagalan bukanlah sesuatu yang permanen. Jika anda terus bertahan, akan ada satu titik dimana kegagalan akan berhenti dan anda akan meraih kesuksesan. Jadi, bagaimana kita bisa bangkit kembali? 

Kutipan Kesuksesan #3:”Ketika anda jatuh terlentang, jika anda masih bisa melihat keatas, berarti anda bisa kembali berdiri.” – Les Brown 

Langkah pertama adalah melihat ke depan: hal inilah yang membuat perbedaan antara kekalahan dan terus melanjutkan perjuangan. Lihatlah ke atas dan mulailah bergerak ke arah anda menatap. Dan dalam waktu singkat anda akan berdiri tegak. 

Kutipan Kesuksesan #4:”Kegagalan adalah peluang untuk memulai kembali dengan lebih cerdas” – Henry Ford 

Jika sekarang anda berdiri, akhirnya anda memiliki kesempatan untuk memulai kembali dengan informasi dan pengetahuan lebih dalam mengenai cara apa yang tidak berhasil dan yang mungkin berhasil. Kedua hal ini sangatlah bernilai. Belajarlah dari kegagalan dan bersiaplah untuk kembali melangkah. Apa yang akan anda lakukan untuk memastikan hal ini akan berjalan lebih baik? 

Kutipan Kesuksesan #5: “Asumsi yang salah merupakan sebab dari semua kegagalan. Milikilah keberanian untuk menguji asumsi anda.” – Brian Tracy 

Kali ini anda harus berani menguji asumsi anda. Hal ini akan membedakan antara memulai kembali sesuatu dengan sukses dan hanya bangkit berdiri. Perjalanan anda meraih sukses adalah proses belajar. Sebuah proses untuk menemukan bagaimana hal-hal bisa bekerja. Pemahaman anda akan diuji. Andalah yang mengambil keputusan: anda yang menjadi penguji atau kehidupan yang akan menguji anda. 

Kutipan Kesuksesan #6: “Untuk meraih kesuksesan, anda harus berani gagal.” – Anonymous 

Jadi, anda harus berani menerima kegagalan. Lalui kegagalan dalam waktu sesingkat mungkin, belajar dari kegagalan anda dan tingkatkan kewaspadaan anda. Kenali hal-hal yang belum anda kuasai dan ikuti rencana untuk menguasainya dengan uji coba. Ingat, tindakan adalah guru terbesar. 

Kutipan Kesuksesan #7: “Anda selalu melalui kegagalan dalam perjalanan menuju sukses.” – Mickey Rooney 

Ingat: anda belum mampu mengelola semua persoalan rumit yang anda hadapi dalam mencapai tujuan anda, meskipun anda merasa sudah mengeluarkan semua kemampuan anda. Kegagalan merupakan suatu hal yang wajar dan anda harus menerima bahwa kegagalan merupakan guru terbaik. Jadi bersiaplah untuk menghadapi kegagalan-kegagalan lain setelah anda kembali memulai sesuatu, belajarlah dari kegagalan tersebut dan … 

Kutipan Kesuksesan #8: “Selalu ingat bahwa keputusan untuk mencapai sukses lebih penting dibandingkan hal apapun.” – Abraham Lincoln 

Keputusan dan kegigihan merupakan dua poin penting untuk meraih kesuksesan. Tidak ada hal lain. Ambil keputusan untuk tidak pernah menyerah dan anda tidak akan pernah gagal. Dan setiap kali anda tergoda untuk berhenti, ingatlah bahwa … 

Kutipan Kesuksesan #9: “Banyak kegagalan hidup terjadi karena orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan ketika mereka menyerah.” – Thomas Edison 

Sukses sering diartikan sebagai langkah terakhir. Dan seringkali anda tidak tahu apa yang akan terjadi pada langkah berikutnya. Akan ada titik dimana pengalaman masa lalu anda akan bertemu dan anda akan mengetahui cara untuk menyelesaikannya. Lakukan terus menerus, dan kesuksesan akan tercipta dengan sendirinya. Namun kutipan kesuksesan terpenting adalah: 

Kutipan Kesuksesan #10: “Cobalah untuk tidak menjadi orang yang sukses, namun menjadi orang yang bernilai.” – Albert Einstein 

Kesuksesan sejati hanya bisa diraih hanya jika anda melayani orang lain. Temukan cara untuk memberi nilai pada kehidupan mereka, dan anda akan meraih kesuksesan. 

Langkah Selanjutnya 

Kutipan-kutipan ini hanyalah sekedar bantuan. Ada banyak hal yang bisa anda lakukan untuk kembali ke jalan yang menuntun anda menuju kesuksesan dan sumber daya lain di internet untuk mendapatkan dukungan.
Selanjutnya - 10 Kutipan Kesuksesan yang Akan Membantu Anda Selangkah Lebih Maju

06 Agustus 2012


Rintangan terbesar untuk sukses bagi kebanyakan orang kelihatannya adalah penundaan. Oleh karenanya, komponen terpenting dari manajemen waktu (time management) pun adalah menghindari penundaan.
Menghindari penundaan juga sangat krusial jika kita ingin merealisasikan impian-impian kita. Ini membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, sebab kita terlibat langsung didalamnya dan harus diakui hal ini memang cukup sulit untuk diatasi. Kita harus menjaga pikiran tetap fokus pada mimpi-mimpi kita dan memelihara hasrat kita dalam mencapai mimpi-mimpi tersebut, sehingga godaan-godaan yang kita temui tidak meruntuhkan keinginan kita untuk sukses.
Ada banyak alasan mengapa kita menunda – dan semua dari kita pernah melakukannya.
1. Takut salah atau gagal
Wah sepertinya bosan ya berbicara tentang takut gagal. Namun tidak apa-apa ya saya ulas kembali supaya lebih menempel di pikiran para pembaca sekalian. :)
Banyak dari antara kita tidak berani memulai atau berhenti melakukan sesuatu karena kita takut jika harus terjatuh. Kita juga sering mempunyai ketakutan lain jika kita tetap mengambil tindakan dan akhirnya jatuh, kita takut dianggap gagal oleh orang lain. Dicap sebagai orang gagal bagi kebanyakan orang adalah suatu hal yang sangat memalukan. Padahal sebetulnya anggapan itu mungkin hanya sebuah prasangka saja, dan kalaupun betul untuk apa kita memikirkan anggapan tersebut; apa untungnya bagi kita? Apakah kita hidup dari anggapan orang lain?
Namun jika kita hanya berbicara tentang harapan dan impian saja, tanpa ada usaha yang kuat untuk merealisasikannya, impian kita hanyalah sebatas impian, tidak akan menjadi sebuah realita.
Meskipun sebuah tujuan tidak tercapai, tindakan mencoba sendiri adalah sebuah penghargaan. Pembelajaran terbesar didapat dari pengalaman-pengalaman, yang tentu saja lewat tindakan-tindakan. Banyak orang mengakui seseorang dari usaha-usaha yang ia lakukan dibanding dengan hasilnya. Tindakan mencoba adalah tindakan yang penuh keberanian, sebaliknya tindakan menunda adalah sebuah tindakan yang pengecut. Jangan terjebak oleh kata takut sebagai alasan untuk menunda sesuatu.
2. Merasa Kewalahan
Seringkali kita melihat pada sebuah tujuan kemudian merasakan bahwa ada banyak sekali hal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, dan akhirnya kita merasa kewalahan sendiri. Perasaan kewalahan tersebut akhirnya melumpuhkan kita, mencegah kita dari usaha mengambil langkah pertama.
Untuk setiap tujuan yang anda miliki dalam hidup, pecahlah tujuan tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Tentukan tindakan apa saja yang diperlukan untuk masing-masing bagian tersebut agar dapat berhasil. Jika melihat pada ’lukisan besar’ membuat kepala anda penat, lihatlah pada langkah-langkah kecil selama perjalanan. Selesaikan bagian kecil tersebut satu per satu, tanpa perlu khawatir dengan bagian kecil berikutnya. Rayakan setiap keberhasilan-keberhasilan kecil, dan tanpa ada sadari kelak anda mencapai tujuan besar anda.
3. Sifat Alami Manusia
Kita secara alami cenderung menghindari kegagalan karena menyebabkan kita sakit atau menderita dan condong melakukan hal-hal yang dapat membuat kita senang. Agar kita terhindar dari penundaan, komitlah pada diri anda sendiri untuk melakukan tugas-tugas yang tidak menyenangkan terlebih dahulu. Miliki sikap ’saya bisa’, dan sadari bahwa semakin cepat anda memulai serta semakin keras anda bekerja, maka semakin cepat pula tugas tersebut akan berakhir.
4. Sudut pandang
Jika kita melihat suatu tugas sebagai sebuah hal yang sulit, maka akan sulitlah tugas tersebut. Daripada kita pasrah, lebih baik melihatnya sebagai sebuah peluang untuk diatasi. Misalkan jika anda diminta untuk menyelesaikan sebuah penelitian, lihatlah hal tersebut sebagai sebuah kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan baru dan peningkatan mental anda. Menyelami proyek tersebut dengan penuh antusias, merasakan bahwa setiap proses yang anda lalui akan meningkatkan kemampuan anda, anda dapat merubah tugas menjadi sebuah kesenangan.
Sebuah ironi tentang penundaan : Banyak dari kita mengeluh bahwa kita tidak memiliki banyak waktu, sementara kita menghabiskan waktu untuk duduk-duduk tanpa mengerjakan apa-apa, mengkhawatirkan pekerjaan/tugas yang sedang menunggu kita.
Kita tidak mengetahui kemana takdir akan membawa kita esok hari, jadi kita lakukan yang terbaik yang bisa kita lakukan hari ini. Jangan biarkan penundaan menguburkan harapan dan impian anda.
Selanjutnya - 4 Alasan Mengapa Kita Sering Menunda

05 Agustus 2012


Menurut berbagai survei, sekitar 85% persen dari kesuksesan dalam hidup berkaitan secara langsung dengan kemampuan berkomunikasi dan keterampilan membina hubungan. 

Hal itu menandakan bahwa tidak peduli seberapa ambisius seseorang atau berapa banyak mereka mengatasi ketakutan mereka atau seberapa tinggi tingkat pendidikan, mereka masih memiliki kemungkinan yang rendah untuk melangkah lebih jauh dalam hidup mereka tanpa kemampuan komunikasi yang efektif yang diperlukan dalam berhubungan dengan orang-orang. 

Komunikasi dan Sukses 

Dan ketika saya mengatakan berhubungan dengan orang-orang, hal ini tentu saja bukan orang-orang yang secara natural memiliki kemiripan karakter dengan anda, karena berhubungan dengan orang-orang tersebut tidak membutuhkan banyak usaha atau kemampuan dalam berkomunikasi. 

Saya mengacu pada orang-orang yang anda sukai namun anda seringkali menemukan kesulitan untuk membina hubungan dengan mereka karena anda tidak yakin apa yang akan anda katakan atau lakukan.

Dibutuhkan keterampilan untuk memperluas hubungan dari lingkaran kecil orang-orang dimana anda berada saat ini menuju lingkaran besar orang-orang yang akan anda temui. Keterampilan semacam ini yang menjamin akan melontarkan keberhasilan Anda dalam kehidupan. 

Mengembangkan kemampuan komunikasi Anda 

Bila anda mencoba untuk terhubung dengan lingkaran orang-orang yang lebih besar, anda perlu menanyakan 5 pertanyaan ini pada diri anda sendiri : 
  • Apakah anda menemukan kesamaan antara anda berdua? 
  • Apakah anda membuat mereka merasa nyaman? 
  • Apakah anda membuat mereka merasa dimengerti? 
  • Apakah hubungan anda dengan jelas didefinisikan? 
  • Apakah mereka merasakan emosi yang positif akibat berinteraksi dengan Anda? 
Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, anda harus mempertimbangkan penjelasan dibawah ini :

14 Kemampuan Komunikasi Yang Efektif 
  1. Berikan kesan bahwa anda antusias berbicara dengan mereka – Beri mereka kesan bahwa anda lebih suka berbicara dengan mereka daripada orang lain di muka bumi ini. Ketika anda memberi mereka kesan bahwa anda sangat antusias berbicara dengan mereka dan bahwa anda peduli kepada mereka, anda membuat perasaan mereka lebih positif dan percaya diri. Mereka akan lebih terbuka kepada anda dan sangat mungkin memiliki percakapan yang mendalam dengan anda. 
  2. Ajukan pertanyaan tentang minat mereka – Ajukan pertanyaan terbuka yang akan membuat mereka berbicara tentang minat dan kehidupan mereka. Galilah sedetail mungkin sehingga akan membantu mereka memperoleh perspektif baru tentang diri mereka sendiri dan tujuan hidup mereka. 
  3. Beradaptasi dengan bahasa tubuh dan perasaan mereka – Rasakan bagaimana perasaan mereka pada saat ini dengan mengamati bahasa tubuh dan nada suara. Dari sudut pandang ini, anda dapat menyesuaikan kata-kata, bahasa tubuh, dan nada suara anda sehingga mereka akan merespon lebih positif.
  4. Tunjukkan rasa persetujuan: Katakan kepada mereka apa yang anda kagumi tentang mereka dan mengapa – Salah satu cara terbaik untuk segera berhubungan dengan orang adalah dengan menjadi jujur dan memberitahu mereka mengapa anda menyukai atau mengagumi mereka. Jika menyatakan secara langsung dirasakan kurang tepat, cobalah dengan pernyataan tidak langsung. Kedua pendekatan tersebut bisa sama-sama efektif. 
  5. Dengarkan dengan penuh perhatian semua yang mereka katakan – Jangan terlalu berfokus pada apa yang akan Anda katakan selanjutnya selagi mereka berbicara. Sebaliknya, dengarkan setiap kata yang mereka katakan dan responlah serelevan mungkin. Hal ini menunjukkan bahwa anda benar-benar mendengarkan apa yang mereka katakan dan anda sepenuhnya terlibat di dalam suasana bersama dengan mereka. Juga pastikan untuk bertanya setiap kali ada sesuatu yang tidak mengerti pada hal-hal yang mereka katakan. Anda tentu saja ingin menghindari semua penyimpangan yang mungkin terjadi dalam komunikasi jika anda ingin mengembangkan hubungan yang sepenuhnya dengan orang tersebut. 
  6. Beri mereka kontak mata yang lama – kontak mata yang kuat mengkomunikasikan kepada orang lain bahwa anda tidak hanya terpikat oleh mereka dan apa yang mereka katakan tetapi juga menunjukkan bahwa anda dapat dipercaya. Ketika dilakukan dengan tidak berlebihan, mereka juga akan menganggap anda yakin pada diri anda sendiri karena kesediaan anda untuk bertemu mereka secara langsung. Akibatnya, orang secara alami akan lebih memperhatikan anda dan apa yang anda katakan.
  7. Ungkapkan diri anda sebanyak mungkin – Salah satu cara terbaik untuk mendapatkan kepercayaan seseorang adalahdengan mengungkapkan diri seterbuka mungkin. Bercerita tentang kejadian yang menarik dari hidup anda atau hanya menggambarkan contoh lucu dari kehidupan normal sehari-hari. Ketika anda bercerita tentang diri anda, pastikan untuk tidak menyebutkan hal-hal yang menyimpang terlalu jauh dari minat mereka atau bahkan berlebihan. Anda dapat membiarkan mereka mengetahui lebih jauh tentang diri anda seiring berjalannya waktu. 
  8. Berikan kesan bahwa anda berdua berada di tim yang sama – Gunakan kata-kata seperti “kami, kita ” untuk segera membangun sebuah ikatan. Bila anda menggunakan kata-kata tersebut, anda membuatnya tampak seperti anda dan mereka berada di tim yang sama, sementara orang lain berada di tim yang berbeda. 
  9. Berikan mereka senyuman terbaik anda – Ketika anda tersenyum pada orang, anda menyampaikan pesan bahwa anda menyukai mereka dan kehadiran mereka membawa anda kebahagiaan. Tersenyum pada mereka akan menyebabkan mereka sadar ingin tersenyum kembali pada anda yang secara langsung akan membangun hubungan antara anda berdua. 
  10. Menawarkan saran yang bermanfaat – Kenalkan tempat makan yang pernah anda kunjungi, film yang anda tonton, orang-orang baik yang mereka ingin temui, buku yang anda baca, peluang karir atau apa pun yang terpikirkan oleh anda. Jelaskan apa yang menarik dari orang-orang, tempat atau hal-hal tersebut. Jika anda memberi ide yang cukup menarik perhatian mereka, mereka akan mencari anda ketika mereka memerlukan seseorang untuk membantu membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya.
  11. Beri mereka motivasi – Jika orang yang anda hadapi lebih muda atau dalam posisi yang lebih sulit dari anda, mereka mungkin ingin mendengar beberapa kata motivasi dari anda karena anda lebih berpengalaman atau anda tampaknya menjalani kehidupan dengan baik . Jika anda ingin memiliki hubungan yang sehat dengan orang tersebut, anda tentu saja tidak ingin tampak seperti anda memiliki semuanya sementara mereka tidak. Yakinkan mereka bahwa mereka dapat melampaui masalah dan keterbatasan mereka, sehingga mereka akan berharap menjadikan anda sebagai teman yang enak untuk diajak bicara. 
  12. Tampil dengan tingkat energi yang sedikit lebih tinggi dibanding orang lain – Umumnya, orang ingin berada di sekitar orang-orang yang akan mengangkat mereka, bukannya membawa mereka ke bawah. Jika anda secara konsisten memiliki tingkat energi yang lebih rendah daripada orang lain, mereka secara alami akan menjauh dari Anda menuju seseorang yang lebih energik. Untuk mencegah hal ini terjadi, secara konsisten tunjukkan dengan suara dan bahasa tubuh anda bahwa anda memiliki tingkat energi yang sedikit lebih tinggi sehingga mereka akan merasa lebih bersemangat dan positif berada di sekitar Anda. Namun jangan juga anda terlalu berlebihan berenergik sehingga menyebabkan orang-orang tampak seperti tidak berdaya. Energi dan gairah yang tepat akan membangun antusiasme mereka. 
  13. Sebut nama mereka dengan cara yang menyenangkan telinga mereka – nama seseorang adalah salah satu kata yang memiliki emosional yang sangat kuat bagi mereka. Tapi hal itu belum tentu seberapa sering anda katakan nama seseorang, namun lebih pada bagaimana anda mengatakannya. Hal Ini dapat terbantu dengan cara anda berlatih mengatakan nama seseorang untuk satu atau dua menit sampai anda merasakan adanya emosional yang kuat. Ketika anda menyebutkan nama mereka lebih menyentuh dibanding orang lain yang mereka kenal, mereka akan menemukan bahwa anda lah yang paling berkesan. 
  14. Tawarkan untuk menjalani hubungan selangkah lebih maju – Ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk memajukan persahabatan anda dengan seseorang: tawaran untuk makan dengan mereka, berbicara sambil minum kopi, melihat pertandingan olahraga, dll. Meskipun jika orang tersebut tidak menerima tawaran anda, mereka akan tetap tersanjung bahwa anda ingin mereka menjalani persahabatan ke tingkat yang lebih dalam. Di satu sisi, mereka akan memandang anda karena anda memiliki keberanian untuk membangun persahabatan bukan mengharapkan persahabatan yang instan. 
Menjadi Seorang Komunikator yang Terampil 

Jika anda dapat mengembangkan beberapa saja dari teknik ini, anda secara dramatis akan meningkatkan kemampuan anda untuk berhubungan dengan orang dari semua lapisan dalam hidup anda. Luangkan waktu untuk mengamati orang yang paling sosial dalam kehidupan anda dan anda akan melihat banyak dari metode-metode diatas yang diaplikasikan. Mereka tidak melakukan dengan cara yang kaku, mereka melakukannya secara alami dan dengan cara yang cocok dengan situasi saat itu. 

Untuk hasil terbaik, santai saja dan biarkan teknik ini mengalir dari dalam diri anda secara alami. Pilih teknik-teknik yang paling cocok dengan kepribadian anda dan apa tujuan anda ketika berinteraksi dengan orang. Belajarlah untuk bisa merasakan teknik mana yang cocok ataupun tidak cocok dengan berbagai macam karakter orang dan situasi sesuai dengan kepridadian anda. 

Ketika anda berhasil mengembangkan kemampuan anda berkomunikasi dengan orang-orang, maka akan membawa anda pada banyak sekali peluang baru yang tidak tersedia untuk anda sebelumnya. Itulah kekuatan dari keterampilan komunikasi yang efektif.
Selanjutnya - 14 Teknik Komunikasi Yang Paling Efektif

13 September 2011

Kepahitan Hidup
SETIAP orang pada suatu waktu tentu pernah mengalami peristiwa pahit dalam hidupnya. Pada titik tertentu, Anda mungkin menjadi korban dari bos yang kejam, pasangan yang berselingkuh, atau rekan kerja yang pendengki.

Namun, terus-menerus merasa marah terhadap orang lain dapat memengaruhi kesehatan fisik. Bahkan, kekuatan negatif dari perasaan pahit itu begitu kuat sehingga Anda menjadi sulit untuk memaafkan kesalahan orang lain.  

”Ada situasi ketika Anda harus menjadi Dalai Lama untuk tidak merasa pahit,” ujar Dr. Charles Raison, associate professor psikiatri di Emory University School of Medicine seperti dikutip situs cnn.com. Kuncinya adalah bagaimana Anda bereaksi terhadap situasi ini dalam jangka panjang. 

Berikut ini adalah beberapa tips untuk melepaskan kepahitan secepat mungkin demi kesehatan Anda sendiri: 

Mengeluh sebentar 
Beri waktu kepada diri sendiri untuk melampiaskan amarah dan mengeluarkannya dari tubuh Anda, saran Dr. Maryann Troiani, penulis buku Spontaneous Optimism. 

Menonton berita 
Frederick Luskin, Direktur Stanford Forgiveness Project, menyarankan pasien sakit hatinya untuk berpikir tentang berapa banyak orang lain yang tertimpa hal-hal buruk. 
”Saya meminta orang untuk menonton berita selama sehari, atau membaca koran, atau pergi bekerja dan mengobrol dengan orang, dan mereka akan melihat bahwa orang lain juga menderita dan hal ini hanya bagian dari kehidupan,” tandasnya. 

Konfrontasi 
Troiani mengatakan beberapa pasiennya telah menemukan pelipur lara dengan mengonfrontasi orang yang melukai hati mereka. Namun, tindakan ini juga bisa menjadi bumerang. 
”Beberapa mantan pasangan benar-benar psikopat, dan memburu mereka bisa menjadi bencana. Mereka hanya akan berkomplot dan memutar keadaan dan menyalahkan Anda, ” katanya. Jika situasi demikian yang Anda hadapi, cobalah menulis surat kepada orang tersebut dan membacakannya kepada teman tepercaya, sarannya. 

Menyadarkan diri 
Teruslah mengingatkan diri sendiri tentang bahaya fisik yang mungkin menyerang Anda jika terus menyimpan kepahitan. Jika tidak segera diatasi, kata Troiani, dalam lima tahun ke depan hal itu akan menghantui Anda dalam bentuk sakit kepala kronis, kelelahan, arthritis, dan sakit punggung
Selanjutnya - Cara Mengatasi Kepahitan Hidup

07 September 2011

Mana yang lebih penting menurut pendapat Anda; Mengelola Waktu atau Mengelola Diri? Di sekolah-sekolah management terkemuka, Time Management dibahas dalam modul khusus. Tetapi, adakah kurikulum sekolah tingkat dunia yang memiliki modul Self Management? Hal ini menandakan jika kita lebih memperhatikan teknik-teknik Mengelola Waktu daripada Mengelola Diri. Itulah sebabnya mengapa meski sudah belajar banyak, kita tidak pernah berhenti mengeluhkan tentang waktu.

Firman Tuhan menyatakan bahwa kualitas waktu seseorang sangat ditentukan oleh kualitas dirinya sendiri. Bukan sebaliknya. Meskipun seseorang memiliki waktu yang banyak, “Jika dia tidak beriman”, demikian firman Tuhan, “Maka manusia berada dalam kerugian”. Bahkan iman pun belum cukup. Jika dia tidak melakukan amal saleh, maka dia juga rugi. Artinya, bukan Mengelola Waktu yang paling menentukan hidup seseorang, melainkan ‘Mengelola Diri’. Hal ini berlaku di kantor, di rumah, dan dimana saja. Mengapa demikian? Inilah 5 faktor penentunya.

1. Waktu Anda besifat netral, sedangkan diri Anda bersifat sentral. Tidak ada mahluk yang lebih adil daripada waktu. Jumlah waktu yang Anda dapatkan sama persis seperti yang orang lain dapatkan, bukan? Diri Andalah yang menjadi titik sentral paling menentukan apakah waktu Anda berharga atau sia-sia. Anda boleh berleha-leha, atau bekerja keras. Anda boleh mengerjakan aktivitas yang bermanfaat, atau berkutat dengan kesia-siaan. Tinggal Anda tentukan sendiri; apa yang menjadi prioritas utama dalam hidup Anda. Sekedar permainan dan senda gurau? Atau memupuk amal, perbuatan, dan kegiatan produktif yang memberi makna kepada hidup Anda?  

2. Waktu Anda terbatas, sedangkan kapasitas diri Anda belum ketahuan batasnya. “Aku tak punya waktu!” begitu orang biasa mengeluhkan. Padahal semua orang juga tahu jika dia punya 24 jam sehari. Anehnya lagi; dia membuang-buang waktu yang terbatas itu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Tetapi, apakah Anda sudah mengetahui dimana batas kapasitas diri Anda? Setahu saya, belum ada orang yang mampu mengenali batas maksimal potensi dirinya. Jika Anda berkutat dengan waktu, maka pasti ada banyak keterbatasan. Tetapi jika bersedia belajar mengoptimalkan potensi diri, maka Anda tidak akan pernah kekurangan bahan bakar untuk terus menghasilkan karya terbaik dalam hidup. 

3. Kualitas pekerjaan Anda, bukan berapa lama Anda mengerjakannya. Coba perhatikan, berapa lama Anda mengerjakan tugas-tugas Anda di kantor. Banyak orang yang bekerja sedemikian lamanya, namun produktivitasnya tetap saja rendah. Mengapa bisa begitu? Karena masih banyak orang yang mengira bahwa semakin lama mengerjakannya, semakin terlihat bagus konditenya. Makanya banyak orang yang berlama-lama di kantor namun tidak jelas apa yang dikerjakannya. Berfokuslah kepada kualitas kerja Anda, maka dalam 8 jam yang Anda habiskan dikantor, Anda bisa menghasilkan lebih banyak karya nyata. Itulah prinsip fundamental produktivitas kerja. 

4. Manfaat pekerjaan Anda, bukan jumlah waktu yang Anda berikan. Pernahkah Anda mengukur nilai manfaat dari setiap aktivitas Anda? Banyak orang yang meluangkan waktu begitu banyak untuk hal-hal yang sia-sia, dan menunda-nunda hal-hal yang sangat penting. Ini bukanlah soal memenuhi kesenangan, melainkan soal prioritas hidup. Apakah Anda akan memprioritaskan aktivitas yang memberi manfaat kepada orang banyak atau mendahulukan ego belaka. Sudah saatnya untuk benar-benar menyadari bahwa hidup ini terlalu singkat untuk dipenuhi oleh kesia-siaan. Sedangkan setelah kehidupan ini berakhir, ada sebuah sidang pertanggungjawaban. 

5. Perpanjangan jumlah amal Anda, bukan perpanjangan waktu. Waktu tidak pernah bisa diperpanjang, termasuk dalam pertandingan sepak bola sekalipun. Tetapi Anda bisa memperpanjang jumlah amal dengan cara menggunakan waktu untuk saling menasihati dalam melakukan kebaikan dan mengurangi keburukan. Ketika seseorang berbuat baik sesuai dengan ajakan Anda, maka pahalanya mengalir terus. Ketika dia berhenti berbuat keburukan seperti yang Anda nasihatkan, maka pahalanya juga terus Anda dapatkan; bahkan sekalipun Anda sudah meninggal. Waktu tidak bisa diperpanjang. Tetapi amal baik setiap umat manusia, bisa menjadi investasi abadi. 

Mari berhenti mengeluhkan tentang terbatasnya waktu. Karena berapapun waktu yang kita miliki tidak akan pernah kita anggap cukup. Mulailah ‘Mengelola Diri’ dengan berfokus kepada ‘apa yang kita lakukan’ dalam waktu yang serba terbatas ini. Karena tindakan kita dalam mengisi waktu itulah yang akan menentukan apakah kita memiliki daya saing yang tinggi atau tidak? Karena setiap tindakan kita menentukan apakah di akhirat kelak kita akan memiliki limpahan waktu untuk bersenang-senang. Atau terlalu banyak waktu untuk menanggung kemarahan Tuhan.
Selanjutnya - Time Management Atau Self Management?

"Semua orang tentu bisa melakukan kesalahan. Kecuali saya!” Mungkin hal tersebut yang tergambar dari seseorang yang selalu menyalahkan orang lain. Anda mungkin masih ingat semasa kecil dulu. Ketika Anda berlari dan terjatuh, serta merta orang tua berlari kea rah Anda sambil berkata, “Batunya nakal ya nak, nanti mama marahi deh!” Kenapa harus menyalahkan batu? Saat beranjak remaja dan Anda mendapat nilai buruk di sekolah, Anda akan mengatakan,”Gurunya killer sih.” Nah, kok guru yang disalahkan? Begitu menginjak usia dewasa dan masuk ke dunia kerja, kebiasaan menyalahkan orang lain sepertinya juga tak pernah hilang dalam diri Anda. Saat seorang supervisor mendapat teguran karena target penjualan tidak tercapai, serta merta melemparkan kesalahan pada timnya. Padahal, kalau boleh jujur, orang yang paling bertanggung jawab untuk semua kegagalan itu adalah diri sendiri. Mengapa, sebab keputusan apa pun yang mengakibatkan kegagalan, Anda sendiri yang memilihnya. Bukan karena batu, guru, atasan yang tidak paham dengan baik, rekan kerja yang tidak peduli, bahkan perusahaan yang tidak mau tahu kepentingan Anda.

Berikut ini akan menguraikan ciri-ciri dari seseorang yang suka menyalahkan orang lain:

1. Self Esteem Rendah. Menyalahkan orang lain atas kegagalan Anda merupakan pertanda yang jelas begitu rendahnya self esteem Anda. Sebab dengan menyalahkan orang lain atau keadaan berarti Anda tidak berani atau tidak mampu mengambil risiko. Pada akhirnya, jika tidak pernah mau mengambil risiko, Anda akan selalu menjadi korban dari keadaan sendiri. Kalau pada setiap masalah yang timbul Anda bisa melihat kelemahan diri, bukan kesalahan orang lain, maka Anda akan mudah memecahkan setiap persoalan. Lalu mengoreksi kesalahan dan mengembangkan kekayaan mental demi kemajuan diri serta sekaligus tidak menyakiti perasaan rekan Anda yang menjadi ‘kambing hitam’. Intinya, Anda bisa terus belajar dari setiap kesalahan.

2. Mengundang Penyakit. Menyalahkan orang lain atau keadaan juga dapat membuat Anda cepat tua dan mengundang berbagai penyakit. Sebab, saat menyalahkan orang lain, muncul emosi-emosi negative seperti rasa marah, kesal, dan stres yang dapat merusak kekebalan tubuh. Di saat kekebalan tubuh melemah itulah berbagai penyakit menyerang, dari yang ringan hingga kelas berat. Penyakit yang sering menyerang orang yang gampang menyalahkan orang lain di antaranya adalah sakit kepala, sakit punggung, sakit perut dan penyakit serius lainnya, seperti serangan jantung, kanker, depresi hingga masalah reproduksi.

3. Menghindar dari Tanggung Jawab. Orang yang bisanya hanya menyalahkan orang lain biasanya mempunyai kecenderungan menghindari tanggung jawab pribadi. Selalu lari dari masalah dan tidak berani menghadapi kenyataan hidup. Apakah Anda masuk ke dalam golongan orang-orang itu? Bisa ya, jika Anda menjawab “ya” untuk semua pertanyaan di bawah ini:
a) Tidak pernah percaya bahwa Anda melakukan kesalahan, ucapan yang sering keluar, “Enggak mungkin saya melakukan kesalahan bodoh ini.”
b) Menjadikan sikap tidak bertanggungjawab orang lain untuk membenarkan perliku Anda. “Kalau mereka boleh terlambat, mengapa saya tidak?”
c) Meyakini bahwa meminta maaf berarti memperlihatkan kelemahan?
d) Merasa bahwa menjaga hubungan baik dengan orang lain bukanlah tugas Anda?
e) Merasa tidak dapat mengubah apapun dalam hidup Anda ke arah yang lebih baik?
f) Percaya bahwa hidup tidak adil dan selalu merasa hidup Anda tidak seberuntung orang lain?

Berdasarkan ciri-ciri tersebut di atas, dan Anda bisa menyadari kebiasaan buruk tersebut ada dalam diri Anda, maka Anda harus segera melakukan perbaikan diri (self improvement). Mulailah dengan kebiasaan baru yang lebih positif, sebagaimana berikut ini:

1. Belajar Minta Maaf. Jangan pernah malu untuk mengucapkan maaf saat Anda berbuat salah sekecil apapun itu. Jangan hanya mengucapkan maaf setahun sekali saat hari raya idul fitri tiba.

2. Ikhlas. Terima dengan ikhlas ketika Anda melakukan kesalahan. Enggak perlu merasa rendah diri, karena toh Anda hanya manusia biasa yang bisa salah dan lupa. Sadari bahwa bukan hanya Anda yang pernah melakukan kesalahan.

3. Buat Perubahan. Jika ada sesuatu dalam hidup yang tidak membuat Anda bahagia, coba lakukan sesuatu untuk mengubahnya. Buat diri Anda bahagia. Karena dengan menyalahkan orang lain Anda telah membiarkan kebahagiaan itu terenggut.

4. Stop Bisikan Negatif. Ketika Anda ingin menyalahkan orang lain, tarik napas panjang dan katakan pada diri sendiri. “Saya harus bertanggung jawab karena ini adalah kesalahan saya.”

5. Bersikap Terbuka. Jangan terkungkung pada pikiran sendiri dan menutup diri terhadap pendapat orang lain. Terbukalah pada ide-ide dan pendapat mereka. Dengan begitu, Anda akan merasa lapang. Berani menerima kelemahan diri dan terbuka untuk memperbaikinya.
Selanjutnya - Jangan Salahkan Orang Lain

Seseorang yang sukses secara financial biasanya memiliki pemikiran, omongan, sikap dan perbuatan yang serupa karakteristiknya. Hal-hal tersebutlah yang justru menjadikan seseorang menjadi kaya. Kekayaan yang mereka dapatkan tidak turun begitu saja dari langit. Namun, kekayaan tersebut merupakan buah dari apa yang sudah mereka perjuangkan selama ini. Mereka bisa menjadi kaya karena memiliki pikiran, kebiasaan, sikap dan perilaku yang tidak dimiliki oleh orang-orang yang tidak sukses secara financial. 

Berikut ini kebiasaan yang bisa membuat Anda sukses secara financial (kaya):

1. Kebiasaan Networking. Empat hal yang tak diberitahukan Tuhan kepada manusia, salah satunya adalah rejeki. Esok lusa Anda makan apa? Mendapatkan apa? Anda tidak pernah tahu. Akan tetapi, Tuhan mempersilahkan manusia berikhtiar. Mengusahakannya dengan sungguh-sungguh, seakan masih diberi waktu hidup seribu tahun lagi. Salah satu yang dapat membuaka jalan ikhtiar itu adalah silaturahmi atau dalam istilah bisnis Anda kenal dengan nama networking. Manusia sejatinya merupakan makhluk komunikasi, artinya tidak bisa tidak, harus berkomunikasi. “Manusia selalu ingin menyampaikan sesuatu,” demikian menurut Aristoteles. Oleh karena itu, manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia selalu membutuhkan orang lain. Atau dalam teori umum, dikenal dengan istilah “manusia sebagai makhluk sosial”. Singkatnya manusia telah dibekali banyak hal untuk selalu melakukan interaksi dengan manusia lainnya dalam rangka menjalani kehidupannya. Artinya, manusia tinggal memaksimalkan konsep kodrati ini. Seperti bagaimana memaksimalkan telur menjadi sepiring omlet lezat.


2. Kebiasaan Bangun Lebih Pagi. Apabila Anda berpikir bahwa pagi adalah suara kicau burung, sinar matahari menembus jendela atau secangkir kopi, semua jawaban Anda tentulah benar. Namun pada hakikatnya, pagi adalah masa depan! Pagi merupakan salah satu elemen penyusun kehidupan. Terlepas dengan cara apa Anda mengisi pagi, misalnya berolah raga, membaca koran, menyusun agenda kerja, menyapa tetangga, beribadah, membereskan rumah atau sekedar menyeduh teh dan mendengarkan lagu, maka bangun pagi dapat membuat Anda menjadi seseorang yang tidak selalu tertinggal. Minimal tak tertinggal sinar hangat matahari yang dapat membuat mood Anda selalu segar.

3. Kebiasaan Menetapkan Tujuan. Tujuan adalah kalimat-kalimat yang selalu Anda tuliskan dalam buku catatan, lamunan, atau mimpi-mimpi kecil sebelum tidur. Tujuan bukanlah apa yang orang kenal sebagai sebuah kesuksesan, bukan pula halaman rumah tangga yang terlihat lebih hijau. Namun, tujuan adalah sesutau yang membuat Anda merasa bersemangat untuk segera mencapainya, sekalipun Anda harus berusaha dengan susah payah. Thomas Alfa Edison (penemu bola lampu) dan Soichiro Honda (pendiri imperium otomotif Honda) adalah segelintir orang yang mampu meraih tujuan (mimpi-mimpinya) setelah melalui jalan yang berliku. “Orang melihat kesuksesan saya hanya 1 %. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya,” tutur Honda.

4. Kebiasaan Berinovasi. Janganlah berkecil hati, dengan mengatakan bahwa Anda tidak memiliki kelebihan sama sekali. “Yang saya lakukan hanya membakar bambu di pekarangan rumah,” ucap Tsai Lun, penemu kertas pertama di dunia. Kegiatan bakar-bakarannya, justru mengantarkannya untuk melihat bentuk bubuk kertas (pulp) bambu, dari sisa pembakaran. Yang pada akhirnya dikenal dengan ‘kertas’ sebagai pengganti ‘dedaunan’ untuk menulis. Jadi Anda tidak harus cerdas dan memiliki IQ tinggi, kuncinya adalah pada inovasi. Hal-hal baru bisa Anda dapatkan kapan saja dan dimana saja, asalakan Anda berani untuk melangkah jauh dari kebiasan yang menentramkan (baca: lepas dari zona nyaman). Adalah Lawrence Edward “Larry” Page dan Sergey Brin, pada pendiri mesin pencari di internet : Google, yang bisa lari dari zona nyaman untuk menciptakan inovasi. “Semua orang pasti bicara tentang kebutuhan dirinya, lantas apa yang bisa saya lakukan untuk memenuhi kebutuhan orang itu?” ungkap Page. Maka Page pun menjawabnya dengan Google. “Bisnis saya sebenarnya hanya menggali informasi, menemukan kecocokan data satu dengan yang lainnya”, lanjut Brin.

5. Kebiasaan Berdoa. Ora et Labora, atau terjemahan dari bahasa latin tersebut berarti, “berdoa dan bekerja”. Doa dan kerja adalah 2 sisi yang tidak bisa dipisahkan. Walaupun kesuksesan tidak dijaminkan, doa sudah tentu merupakan pengharapan. Seseorang yang berdoa tidak akan merasakan individualism menguasai dirinya. Oleh karena itu, konsep berdoa merupakan konsep perkawanan. Seseorang yang beragama beranggapan bahwa mereka tidak sendiri karena ada Tuhan yang selalu menemaninya.

6. Kebiasaan Melakukan Sesuatu Sesegera Mungkin. Manusia memang bukan mesin yang akan langsung mengerjakan sesuatu setelah diperintah. Akan tetapi ingatlah satu hal, menunda berarti menumpuk pekerjaan. Semakin bertumpuk, Anda akan semakin bingung bagaimana menyelesaikannya. “Komputer adalah bisnis kecepatan, semakin cepat proses dalam komputer, maka hasilnya akan semakin baik buat semua,” demikian kata William “Bill” Gates, pemilik Microsoft Corp, tentang bisnisnya yang selalu memimpin tren pasar komputer dunia. Karena menurutnya dalam bisnis ini, siapa cepat dia akan menguasai, tidak ada istilah menunda dan terlambat dalam kamus hidupnya. Semua berpacu dengan waktu.

7. Kebiasaan Melakukan Introspeksi. Siapa Anda? Anda adalah apa yang dipikirkan. Bagaimana Anda berpikir menentukan bagaimana Anda bertindak. Bagaimana Anda bertindak menentukan bagaimana orang lain beraksi terhadap Anda. Kalau Anda merasa tidak penting, maka Anda menjadi tidak penting di mata orang lain. Tak akan ada kejayaan di Prancis jika Napoleon tak mengenali dirinya dengan sebenar-benarnya. Hanya tahu kalau dia adalah manusia bertubuh pendek. Napoleon mengenali dirinya lewat potensi yang dimiliki dan juga kekurangan yang harus diperbaiki. Ketika Anda adalah apa yang Anda pikirkan, berarti Anda akan memahami apa yang disebut sebagai kesadaran diri (self awareness)

8. Kebiasaan Tepat Waktu. Waktu dilhirkan sejak abad ke 13. Kini telah 800 tahun waktu berlaku. Apakah manusia semakin efektif? Atau semakin menghamburkan waktu? Tentu Anda akan merasa kesal jika orang yang ditunggu datang terlambat. Begitu pun sebaliknya. Setiap hari setiap orang punya agenda. Tentunya Anda tak mau merusaknya bukan? Kunci untuk membuat semua agenda Anda berjalan lancar adalah konsekwensi dengan apa yang telah Anda rencanakan. Konsekuensi tersebut bisa dimulai dengan datang tepat waktu. Menepati sesuatu adalah janji, dan janji adalah hutang. Dengan datang tepat waktu, berarti Anda telah menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas apa yang telah Anda janjikan.

9. Kebiasaan Berderma. Mengurangi apa yang Anda miliki, apakah benar menghilangkan sebentuk kepemilikan? Pemberi terbesar apakah menjadi seorang yang termiskin sedunia. Tangan di atas lebih baik dari tangan dibawah. Apa maksudnya? Ketika orang kaya merasa fakir, dia akan menjadi serakah dan tidak menyisakan bagian bagi banyak orang. “Semua yang ada di duani ini, mampu member makan yang lebih bagi semua orang. Namun, keserakan dari orang kaya yang fakir adalah penyebab malapetaka di dunia,” ucap Mahatma Gandhi. Lalu apakah obat dari kefakiran? Obatnya adalah berderma. Orang yang mengurangi sebagian hartanya untuk membantu saudaranya yang lain walau saudaranya tersebut tidak pernah meminta adalah orang uang tidak pernah fakir. Bisa jadi orang yang suka berderma adalah orang yang menurut Anda miskin, bahkan ia rela berpuasa sehari karena ingin berderma. Dialah sebenarnya orang yang paling kaya sedunia. Ingat pula pepatah sunda, “Mulangkalih aya nu dipincariosan abi aya di palihan” (sekiranya ada yang dibutuhkan, saya ada di sebelah). Biasakanlah diri Anda berderma karena dengan berderma, Anda seolah-olah sedang menanam sesuatu yang baik untuk diri Anda dan masa depan yang sedang Anda perjuangkan. Dengan berderma, nama baik Anda dan keluarga akan selalu dilindungi oleh orang banyak. Ketika mendapatkan kesulitan, Anda akan selalu mendapatkan prioritas bantuan.

10. Kebiasaan Penurut. Pengetahuan manusia itu bisa menjadi tanpa batas, tapi kadang dipersempit dengan sikap sok tahu dan selalu merasa tahu. Tidak ada orang yang lahir dan tumbuh lantas masyur tanpa bantuan orang lain, setidaknya tanpa arahan dari orang lain. Menjadi penurut kadang bisa menyelamatkan sekaligus memberi keuntungan bagi kita. Ingat akibat sikap keras kepala Hitler yang mengabaikan nasihat jenderal terbaiknya, Erich Von Manstein? Hal ini berakibat pada kehancuran dan banyaknya korban di pihak armada tank Jerman ketika melawan armada tank Rusia (Operasi Citadel). Kisah sebaliknya terjadi pada Hilton. Atas perintah orang tuanya, ketika kecil dia tidak merasa malu untuk selalu ia melayani tamu-tamu (orang asing) yang menghuni rumahnya. Sehingga akhirnya bisnis kecilnya ini menjadi imperium besar di abad ini.
Selanjutnya - Kebiasaan Yang Bisa Membuat Kaya